Pertanyaan keempat dari fatwa no. 2450

.

Pertanyaan:

Ada orang yang menyembelih di atas kuburan penduduk setempat yang telah mati sejak lama. Dengan prasangka dia mengatakan: “Ini adalah wali Allah Fulan bin Fulan.” Mereka telah memberikan jatah hewan ternak dan warisan kepada orang-orang mati tersebut dalam rangka untuk mencari berkah dan menjauhkan diri dari mara bahaya, serta apa-apa yang diyakini bisa mendatangkan manfaat bagi penghasilan mereka

.

Jawaban:

Penyembelihan di atas kuburan dan mengkhususkan hewan ternak tertentu untuk disembelih di atas kuburan, atau buah-buahan dan tanaman untuk dimakan di atasnya merupakan bagian dari perbuatan yang dilarang islam. Hal tersebut tergolong ke dalam syirik besar jika yang diinginkan dengannya sebagai bentuk mendekatkan diri kepada wali atau selainnya dari para makhluk dalam rangka untuk mencari kemanfaatan atau menolak mara bahaya, atau untuk mendapatkan syafaat di sisi Allah, atau yang semisalnya dari sekian banyak maksud para penyembah kubur. Dan telah disampaikan pula kepada Lajnah Ad-da’imah pertanyaan serupa, yang telah dijawab di dalam fatwa nomor 189 [……].

————–

.

*Komite tetap riset ilmiah dan fatwa*

.

Ketua:

Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz

.

Wakil:

Abdurrozaq Afifiy 

.

Anggota:

– Abdullah bin Qu’ud 

– Abdullah bin Ghudayyan 

••••○○✺❄✺○○••••

.

السؤال الرابع من الفتوى رقم (٢٤٥٠) :

س٤: هناك أناس يذبحون على قبر من مات في بلادهم في الزمن القديم ويقولون بزعمهم: ولي الله فلان ابن فلان، وقد يجعلون لهؤلاء نصيبا في مواشيهم وحرثهم قاصدين في ذلك التماس البركة وإبعاد البلاء عن عيالهم وما ينتفعون به في معيشتهم.

.

ج٤: الذبح عند القبور وتخصيص شيء من المواشي ليذبح عندها أو من الثمار والزروع ليطعم عندها من الأعمال التي حرمها الإسلام، وتعتبر شركا أكبر إذا قصد بها التقرب إلى الولي أو غيره من المخلوقات، رجاء جلب نفع أو دفع ضر أو رجاء شفاعته عند الله أو نحو ذلك مما يقصده عباد القبور.
وسبق أن ورد إلى اللجنة الدائمة سؤال مماثل لهذا السؤال أجابت عنه الفتوى رقم (١٨٩) الآتي نصها.

.

اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء
عضو … عضو … نائب رئيس اللجنة … الرئيس

عبد الله بن قعود … عبد الله بن غديان … عبد الرزاق عفيفي … عبد العزيز بن عبد الله بن باز

 

••••○○✺❄✺○○••••

.

Sumber:

*Fatawa Lajnah Ad-da’imah 1*

_Jilid 01 hal. 192 / Pembahasan Aqidah_

———————— 

.

Alih bahasa:

https://alpasimiy.com/category/fatwa/

Bagikan Komentarmu