​🖐🏻⛔ *JANGAN TINGGALKAN KEBENARAN, KARENA UCAPAN ATAU PERBUATAN SESEORANG ❗*
🍃Sahabat yang mulia, Ibnu ‘Abbas radliyallahu ‘anhu membantah orang yang berhujjah/berpegangan dengan ucapan Abu Bakr As Shiddiq dan ‘Umar dalam rangka menolak ajaran Rasul -Shallallahu ‘alaihi wa Sallam- :
يُوشكُ أَنْ تَنـْزِلَ عَلَيْكُمْ حِجَارَةً مِنَ السَّمَاءِ ؛ أََقُوْلُ لَكُمْ : قَالَ رَسُولُ اللهِ- صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلََى آلِهِ وَسَلَّمَ- وَتَقُوْلُوْنَ : قاَلَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ  
“Hampir saja hujan batu menimpa kalian…!! Kukatakan bahwa: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda begini dan begitu…” namun kalian malah mengatakan: “Abu Bakar dan Umar mengatakan begini dan begitu…!!”

———————–
🖐🏻⛔ *JANGAN MENDAHULUKAN UCAPAN/PERBUATAN SESEORANG DIATAS AJARAN ALLAH DAN RASUL-NYA*❗

⚠ Jangan membenturkan Al Qur’an dan As Sunnah dengan ucapan/perbuatan seseorang, sebahaimana Allah Ta’ala berfirman:
{ يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَىِ اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ }
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

[QS. Al Hujurat : 1]

———————–

✔🌷 *TAAT DAN TUNDUKLAH KETIKA ALLAH DAN RASUL-NYA SUDAH MEMUTUSKAN SEBUAH SYARI’AT*❗

☝🏼 Allah Ta’ala mengingatkan kita semua dengan firman-Nya:
{ إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوٓا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِۦ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۚ وَأُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ }
“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka diseru kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar, dan kami taat”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

[QS. An Nur : 51]

————————

☝🏼⚖ *SEMUA PENDAPAT/SIKAP SESEORANG BISA DIAMBIL ATAU DITOLAK, KECUALI NABI -Shallallahu ‘alaihi wa Sallam-*

❌ Janganlah meninggalkan ajaran Nabi dengan alasan adanya orang yang terpandang tidak mengamalkannya !

📝 Al Imam Mujahid meningatkan kita : 
“لَيْسَ أَحَدٌ بَعْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا يُؤْخَذُ مِنْ قَوْلِهِ وَيُتْرَكُ، إِلَّا النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ”
“Tidaklah seseorang setelah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, melainkan ucapannya bisa diambil dan bisa ditinggalkan kecuali Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (harus diambil).” 

————————

🖐🏻❌ *UKURAN SEBUAH KEBENARAN BUKANLAH PENDAPAT TOKOH TERTENTU/PERORANGAN, TAPI APA YANG DATANG DALAM AL QUR’AN DAN AS SUNNAH SESUAI PEMAHAMAN PARA SAHABAT*

🍃 ‘Ali bin Abi Thālib -radliyallahu ‘anhu- berkata :
“إن الحق لا يعرف بالرجال، اعرف الحق تعرف أهله”
“Sesungguhnya (ukuran)kebenaran tidaklah diketahui dengan tokoh tertentu, maka kenalilah kebenaran niscaya anda tahu… siapa pemiliknya.”

⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆⬆

*_INI SEMUANYA MERUPAKAN DALIL AKAN KEHARUSAN MENDAHULUKAN ALLAH DAN RASUL-NYA, DISAAT ADA PEMIMPIN, GURU, TOKOH, ORANG KAYA,DLL… BERBENTURAN DENGAN PENDAPAT ALLAH DAN RASUL-NYA!_*
🖐🏻 *Maka jangan ragu lagi, padahal sebelumnya sudah yakin akan kebenaran.*
{ الْحَقُّ مِن رَّبِّكَ ۖ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ الْمُمْتَرِينَ }
“Kebenaran itu adalah dari Rabmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.”

[QS. Al Baqarah : 147]

“`و الله أعلم بالصواب

بارك الله فيكم“`

🖊 “`Abu Ishaq AtThubāny“`

🌴 FIAS – Thuban __________________⛵

  (Fawāid Ilmiyyah Ahlus Sunnah, Thuban)
🕋 https://tlgrm.me/islamy