Imathotul adza ( menyingkirkan gangguan ) GAMPANG TAPI MULIA

✔Dari Abu barzakh Al Aslami rodiyallohu ‘anhu beliau berkata kepada Rosululloh shollallohualaihi wasallam :
” Wahai Rosululloh .. Beritahu aku tentang suatu amalan yang bisa memasukkan ku kedalam jannah “
Lalu Rosululloh shollallohualaihi wasallam menjawab :
(( أمط الأذى عن طريق الناس ))
(( Singkirkan lah gangguan dari jalan manusia ))

✔Hadits ini juga di riwayatkan oleh Imam Muslim dan Ibnu Hibban dan Imam Ahmad dan hadits nya adalah shohih .

____________

Imathotul adza adalah menyingkirkan segala macam yang bisa mengganggu orang yang lewat entah itu duri atau ranting dan menyapu jalan dari debu juga termasuk imathotul adza .

Adapun hukum nya apakah wajib atau sunnah ( mustahab ) ??

Al-Imam Al-‘Iroqi berkata : ” Hukum nya adalah mustahab , berdasarkan hadits-hadits yang ada ,
Akan tetapi bisa hukum nya menjadi wajib dalam kondisi-kondisi tertentu seperti jika ada sumur di jalan yang di khawatirkan akan membahayakan bagi orang buta , anak-anak dan hewan .. maka dalam kondisi ini di wajibkan untuk menutup sumur tersebut . ”

Dan imathotul adza mempunyai keutamaan-keutamaan yang sangat agung di antara nya :

1⃣ . Bisa memasukkan pelaku nya kedalam jannah ,
berdasarkan hadits Abu huroiroh yang di riwayatkan oleh Al-imam Muslim : Bahwa Nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda :
” Sungguh aku melihat seseorang yang berbolak balik di jannah di karenakan sebuah pohon yang ia tebang karna menggangu jalan kaum muslimin ”

2⃣ . Merupakan cabang keimanan ,
berdasarkan hadits Abu Huroiroh muttafaqun ‘alaihi : Bahwa Rosululloh shollallohualaihi wasallam bersabda :
” Iman itu ada 70 sekian cabang , yang pling tinggi nya adalah ucapan la ilaha illalloh dan yang paling rendah nya adalah imathotul adza. ”

3⃣ . Merupakan amalan yang berguna ,
berdasarkan hadits Abu Barzakh Al-Aslamy yang di riwayatkan oleh Imam Muslim bahwa beliau berkata kepada Rosululloh shollallohualaihi wasallam :
” Wahai Rosululloh beritahu aku tentang sebuah amalan yang bermanfaat untuk ku ”
Lalu rosululloh shollallohualaihi wasallam menjawab :
” Singkirkan gangguan dari jalan kaum muslimin. “

4⃣ . Termasuk sodaqoh ,
berdasarkan hadits Abu Huroiroh muttafaqun ‘alaihi bahwa nabi shollallohualaihi wasallam bersabda :
” Dan ketika engkau menyingkirkan gangguan , itu ternilai sebagai suatu sedekah. “.

❓Kenapa ?? Karna di antara makna shodaqoh adalah memberikan suatu kemanfaatan kepada orang lain

5⃣ . Termasuk sebab di ampuni nya dosa ,
berdasarkan hadits Abu Huroiroh yang di riwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhori
Bahwa Nabi shollallohualaihi wasallam bersabda :
” Ada seorang muslim yang melewati sebuah duri di jalan kemudian ia mengatakan : (Sungguh aku akan singkirkan duri ini sehingga tidak membahayakan seorang muslim pun) Maka di ampunilah dosa-dosa nya. “

6⃣. Termasuk amalan-amalan baik ,
Berdasarkan hadits Abu Dzar Al-Ghifari rodiyallohu ‘anhu yang di riwayatkan oleh Al-Imam Muslim
Bahwa Nabi shollallohualaihi wasallam pernah bercerita :
” Di tampakkan kepadaku amalan-amalan ummatku yang baik nya maupun yang jelek nya , dan aku dapati dalam amalan-amalan kebaikan tersebut ada sebuah gangguan yang di singkirkan dari jalan , dan aku dapati dalam amalan-amalan keburukan ada dahak yang ada di dalam masjid tapi tidak di tutupi ( di bersihkan ) ” .

➡Ini adalan sebagian keutamaan-keutamaan imathotul adza .

❗❗dan yang perlu kita ketahui juga :
Bahwa jika imathotul adza yang sifat nya hissiy dan dunyawi memiliki keutamaan-keutamaan seperti ini maka tentu nya imathotul adza yang sifat nya maknawi dan diniy / ukhrowi akan lebih utama contoh nya seperti menjelaskan kemungkaran-kemungkaran dan kebid’ahan-kebid’ahan .

Wallohua’lam bisshowab

_____________________

Sumber : (( Fawaid dari kajian kitab Al-Adabul Mufrod bersama Al-Ustadz Abu Hudzaifah Yunus hafidzhohullohu ta’ala )) di Ma’had Darus salaf Bontang .

✏ Di ringkas oleh santri kecil di bumi bontang
Abu Ruhail Taufiq Ad-Difasiniy

Bagikan Komentarmu