Pertanyaan ketiga dari fatwa no. 9693

Ada seorang putri yang sedang menghafal Kitabullah, dan dia sekarang ingin menuju ambang pernikahan. Dan telah datang kepadanya lebih dari satu orang yang mengasumsikan bahwa jika dia menikah maka hal itu akan menghambat porsinya untuk mengamalkan amalan yang mulia tersebut (menghafal Al Qur’an). Maka berikanlah fatwa kepada kami, semoga anda diberi pahala. Apakah sebaiknya dia menikah? yang mana padanya terdapat banyak kebaikan yang Allah segerakan? Ataukah dia menunda dulu pernikahannya sambil dia bersabar untuk beberapa tahun hingga tampak hasil belajarnya, dan setelah itu Allah berikan dia jalan keluar dari urusannya?

_____________

Jawaban:

Jika yang melamarnya tersebut adalah sorang yang mumpuni dan menjaga agamanya, lurus akhlaknya, maka hendaklah dia segera menerimanya lamarannya, dalam rangka menjaga dirinya. Dan bersamaan dengan itu hendaklah dia bersungguh-sungguh dalam menghafal Al Qur’an, mempelajarinya dan mempelajari apa-apa yang berguna bagi urusan agamanya. dan hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah atas semua itu dengan mengiklskan doa kepada Allah, supaya Allah membantunya dalam kebaikan dan merealisasikan untuknya mewujudkan apa yang diinginkannya dari perkara kebaikan. Dan telah tsabit dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwasanya beliau bersabda:

“Wahai sekalian kaum pemuda, barangsiapa di antara kalian yang telah mampu maka hendaklah dia menikah. Sebab sesungguhnya menikah itu lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa itu adalah tameng baginya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dan hadits ini dalil untuk semuanya, baik dari kalangan laki-laki ataupun perempuan.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua     : Abdul Azأ­z bin Abdillأ£h bin Bأ£z
Wakil     : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota : Abdullah bin Ghudayyan

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
18/An Nikah/30

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————
Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

————