::
*๐Ÿš‡ BERCANDA BOLEH, TAPI….*

Lantas, apakah bercanda dilarang dalam Islam?

Jawabannya adalah: tidak. Bercanda hukum asalnya boleh, terkadang menjadi sunnah jika ada maslahatnya seperti mengakrabkan seseorang dan menghangatkan suasana ukhuwah, Rasulullah ๏ทบ pun pernah bercanda bersama shahabatnya. Namun, tentu candaan beliau berada di dalam koridor adab Islam.

*Berikut ini adalah beberapa adab dalam bercanda:*

*_1. Tidak berdusta_*

*_2.Tidak menakut-nakuti,_* seperti menyembunyikan barang teman agar dikira hilang, mengunci temannya di dalam kamar, dan lainnya.

Rasulullah ๏ทบ pernah bersabda,

ู„ูŽุง ูŠูŽุฃู’ุฎูุฐูŽู†ู‘ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ู…ูŽุชูŽุงุนูŽ ุตูŽุงุญูุจูู‡ู ู„ูŽุงุนูุจู‹ุง ูˆูŽู„ูŽุง ุฌูŽุงุฏู‘ู‹ุง ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุฎูŽุฐูŽ ุนูŽุตูŽุง ุตูŽุงุญูุจูู‡ู ููŽู„ู’ูŠูŽุฑูุฏู‘ูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

_”Janganlah seseorang dari kalian mengambil tongkat saudaranya baik bergurau atau serius. Barangsiapa mengambilnya, hendaknya dia kembalikan”._ [HR. At-Tirmidzi, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani]

*_3. Tidak menjelek-jelekkan teman._*

*_4. Tidak dibumbui ghibah_* (membicarakan keburukan orang lain yang tidak ada di tempat tersebut).

*_5. Jangan terlalu sering_*. Ulama mengatakan bahwasanya terlalu sering tertawa menyebabkan kebodohan dan kedunguan. Rasulullah ๏ทบ pun telah menjelaskan (yang artinya):

*_”Janganlah banyak bercanda karena bercanda mematikan kalbu”_*. [HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah, dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani]

Inilah aturan Islam yang mulia, tidak meninggalkan satu pun perikehidupan kecuali telah diatur dengan indah. Demikianlah, Islam telah disempurnakan oleh Dzat Yang Maha Bijaksana dan Maha Adil sebelum mewafatkan Rasul-Nya. _Allahu a’lam bish shawab._

๐Ÿ“‘ “DUSTA DALAM CANDA” | Penulis: Al-Ustadz Abdurrahman Temanggung hafizhahullah | Majalah tashfiyah, Sumber: Buletin Al-Faidah nomor 11/Vol.3/5/1440 H

________
Tambahan keterangan:

#prank #ngeprank adalah sebuah tindakan yang dilakukan kepada seseorang atau kelompok lain dalam bentuk kelakar, canda, maupun olok-olok.

Pada dasarnya tindakan prank dilakukan dengan kandungan humor atau unsur lucu. Namun, pada perkembangannya, tidak sedikit tindakan prank yang dianggap melewati batas kewajaran. (Sumber: brainly)

โ€ขโ€ขโ€ขโ€ข
๐Ÿ“ถ https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
๐ŸŒ www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com

โ–ซ๏ธโ–ซ๏ธโ–ซ๏ธโ–ซ๏ธโ–ซ๏ธโ–ซ๏ธโ–ซ๏ธ