🌍 https://t.me/AKSI_AudioKajianSalafyIndonesia

*Kajian Utama*

🏵🏆 *BERSABAR DI ATAS KEBENARAN, KEWAJIBAN INSAN YANG BERIMAN* 🏆🏵

✍🏻 *Al-Ustadz Ruwaifi’ Bin Sulaimi, Lc حفظه الله تعالى*

bagian 2 (sambungan) *…SELESAI…*

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُ لَيَحْزُنُكَ الَّذِي يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُمْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ (٣٣) وَلَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِّن قَبْلِكَ فَصَبَرُوا عَلَىٰ مَا كُذِّبُوا وَأُوذُوا حَتَّىٰ أَتَاهُمْ نَصْرُنَا ۚ وَلَا مُبَدِّلَ لِكَلِمَاتِ اللَّهِ ۚ وَلَقَدْ جَاءَكَ مِن نَّبَإِ الْمُرْسَلِينَ (٣٤)

_“Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah. Sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi *mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka,* sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. Tak ada seorang pun yang dapat mengubah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebagian dari berita rasul-rasul itu.”_ *(al-An’am: 33—34)*

أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِن قَبْلِكُم ۖ مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

*_“Apakah kalian mengira akan masuk surga, padahal belum datang kepada kalian (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian_*❓ _Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, *‘Bilakah datangnya pertolongan Allah*❓’ *Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”*_ *(al-Baqarah: 214)*

Tak jarang pula, Allah سبحانه وتعالى memberitakan *tentang ujian dan cobaan yang menerpa Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya, sebagai teladan dalam kesabaran* sekaligus sebagai hiburan bagi orang-orang yang berteguh diri di atas kebenaran. Allah سبحانه وتعالى berfirman (yang artinya),

_“Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) kepada kalian ketika datang kepada kalian tentara-tentara, *lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kalian melihatnya,* dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kalian kerjakan. (Yaitu) ketika mereka datang kepada kalian dari atas dan dari bawah kalian, dan ketika tidak tetap lagi penglihatan (kalian) dan hati kalian naik menyesak sampai ke tenggorokan *dan kalian menyangka terhadap Allah dengan bermacam-macam prasangka.*_

_Di situlah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hati mereka) dengan goncangan yang dahsyat.”_
*(al- Ahzab: 9—11)*

الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِن بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ (١٧٢) الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ (١٧٣) فَانقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَّمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ (١٧٤)

_“(Yaitu) orang-orang yang menaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam Perang Uhud), bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertakwa ada pahala yang besar. (Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, ‘Sesungguhnya manusia (kafir Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kalian, karena itu takutlah kepada mereka.’_

*_Maka perkataan itu justru membuat keimanan mereka bertambah_* _lalu mereka pun menjawab, *‘Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.’* Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak mendapat bencana apa-apa, mereka mengikuti keridhaan Allah, dan Allah mempunyai karunia yang besar.”_ *(Ali Imran: 172—174)*

Dari keterangan di atas dapat disimpulkan *bahwa ragam ujian dan cobaan pasti menerpa kehidupan orang yang beriman.* Tiada bimbingan ilahi dalam menghadapi ragam ujian dan cobaan itu *kecuali dengan bersabar di atasnya meski sadar sepenuhnya bahwa hal itu sangat berat dilakukan.* Goncangan hati dan dentuman urat saraf benar benar menegangkan.

*Namun, itulah hikmah kehidupan yang dikehendaki oleh Allah سبحانه وتعالى Dzat Yang Maha Penyayang.* Karena itu, balasan yang mulia Allah سبحانه وتعالى peruntukkan *bagi hamba-Nya yang bersabar di atas kebenaran itu.* Allah سبحانه وتعالى berfirman (yang artinya),

_“Dan Dia (Allah) memberi balasan kepada mereka *karena kesabaran mereka* (berupa) surga dan (pakaian) sutra. *Di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang menggigit.* Naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka *dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. Diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca, (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak* yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya._

*_Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe, (yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil._* _Mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda, apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka adalah mutiara yang bertaburan. Apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai kenikmatan dan kerajaan yang besar._

*_Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal, dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak,_* _dan Rabb mereka memberikan kepada mereka minuman yang bersih. *Sesungguhnya ini adalah balasan untuk kalian, dan usaha kalian adalah disyukuri (diberi balasan).”*_ *(al-Insan: 12—22)*

*Demikianlah buah kesabaran.* Buah yang tangkainya dihiasi bunga-bunga yang indah. Tiada seindah kata yang patut diucapkan melainkan lantunan doa,

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

_“Wahai Rabb kami, *limpahkanlah kesabaran kepada kami,* kokohkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami dari orang-orang kafir.”_
*(al-Baqarah: 250)*

🌏📕 *Sumber* ||

Bersabar di Atas Kebenaran Kewajiban Insan yang Beriman

🌏📕 *Sumber* ||
Majalah Asy Syariah Edisi 94