โœ… BERSAUDARA KARENA ALLAH DAN TIDAK FANATIK KECUALI KEPADA KEBENARAN (4)

๐ŸŽ™ Al-Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah

Saya katakan dan saya ulang-ulang kepada kalian: Tinggalkan fanatisme membabibuta ini. Saya tahu sebagian orang di negara-negara Teluk โ€“saya tidak ingin menyebutkan nama negaranyaโ€“ jika murid-muridnya safar ke ulama negeri ini dia marah dan mengatakan, “Bagaimana kalian meninggalkan aku dan pergi, kalian ragu kepadaku?!” Dan seterusnya. Wahai orang yang membabibuta, dahulu satu orang imam ahli hadits memiliki 1000 atau 2000 guru. Ibnu Hibban seingat saya memiliki 2000 guru dari Asia Timur hingga Asia Barat. Jadi memperbanyak guru semacam ini merupakan tanda keikhlasan karena Allah dan mencari kebenaran.

Guru-guru beliau tidak ada seorangpun yang merendahkan ulama yang lain, bahkan memberi beliau bekal agar bisa sampai dan pergi ke saudaranya yang lain. Dia tidak mengatakan, “Jangan pergi ke masyayikh yang lain karena engkau meragukan keilmuanku!” Yang semacam ini merupakan fanatisme dan jahiliyyah membabibuta yang wajib untuk diperangi dan wajib untuk dijatuhkan orang-orangnya jika mereka enggan kembali ke jalan yang benar. Barakallah fikum.

Saya wasiatkan kepada kalian agar bersaudara karena Allah Tabaraka wa Ta’ala, saling mencintai karena-nya, saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, dan menghabisi fenomena buruk yang disusupkan ke barisan Ahlus Sunnah dan menceraiberaikan mereka. Barakallah fikum. Hendaknya mereka memerangi fenomena ini.

Ahlus Sunnah dibidik oleh semua kelompok sesat dan dari semua golongan jahat untuk memecahbelah mereka, karena mereka menjumpai tidak ada yang menjelaskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperingatkan umat dari bahayanya selain Ahlus Sunnah. Mereka menjumpai Ahlus Sunnah di belahan bumi yang timur dan barat di atas manhaj yang satu. Maka mereka berusaha untuk memecah belah mereka dan menekan mereka. Sampai-sampai engkau menjumpai fenomena ini ada pada orang Arab dan selain Arab karena adanya perang pemikiran, makar, agenda, dan rencana-rencana jahat dari orang-orang yang memusuhi manhaj ini.

Maka waspadalah, ambillah pelajaran dari apa yang telah terjadi, sadarlah dan kembalilah ke jalan yang benar, dan didiklah diri kalian. Dan jika kalian telah menjadi ulama maka didiklah para pemuda kalian dengan jiwa ini, yaitu jiwa cinta dan bersaudara dengan kaum muslimin yang terdahulu, sekarang, dan yang akan datang.

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ูุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ูู†ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุณูŽุจูŽู‚ููˆู†ูŽุง ุจูุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ูููŠ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุง ุบูู„ู‘ู‹ุง ู„ู‘ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฑูŽุกููˆููŒ ุฑู‘ูŽุญููŠู…ูŒ.

“Wahai Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang lebih dahulu beriman, dan jangan Engkau letakkan di dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Penyayang.” (Al-Hasyr: 10)

Sekarang ini salafiyyun saling mendengki. Dengan sebab kelakuan siapa? Dengan sebab kelakuan orang-orang yang memusuhi manhaj ini. Dan sebagian orang-orang yang lemah akalnya terpengaruh dengan makar jahat ini, tunduk kepadanya, dan ikut-ikutan melakukannya, sehingga engkau melihat pengaruh-pengaruhnya ini.

Maka siapa saja yang terjatuh pada sebagian sifat ini wajib untuk sadar โ€“barakallah fikโ€“ dan bertaubat kepada Allah. Dan hendaknya kita semua kembali ke jalan yang benar dan berjalan di jalan yang sama untuk meninggikan manhaj yang sama dan panji yang sama demi agama Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Saya memohon kepada Allah agar memberi taufik kepada kami dan kalian kepada hal-hal yang Dia cintai dan Dia ridhai.

โš  TAMMAT

Sumber:
@jujurlahselamanya/1982
๐Ÿ”ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ŸŒ https://t.me/SalafyPalembang
๐Ÿ“ก www.salafypalembang.com