Pertanyaan kedua dari fatwa no. 5158

Pertanyaan:
Apakah boleh mengenakan cincin sebagai tanda ikatan sepakat untuk menikah (cincin tunangan) ?

_____________
Jawaban:
Tidak diperkenankan mengenakan cincin sebagai kesepakatan untuk menikah, yang mana hal itu termasuk dari tasyabuh kepada orang kafir di dalam adat intern mereka, sebab hal itu tidak pernah menjadi syi’ar bagi muslimin dalam pernikahan. Cara tersebut hanyalah merupakan adatnya orang-orang kafir dalam proses pernikahan mereka, lalu kaum muslimin meniru mereka disebabkan karena lemahnya iman dan kejahilan kaum muslimin.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua : Abdul Azأ­z bin Abdillأ£h bin Bأ£z
Wakil : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Qu’أ؛d

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
19/Min Bida’in Nikah/148

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————

Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

————