Fatwa nomor 6908

Pertanyaan:
Terkadang seorang dokter harus berbaohong kepada pasiennya, terkusus berkaitan dengan hal kesehatan yang tidak bisa dia sebutkan secara terang-terangan kepada sang pasien.
Apakah sang dokter berdosa karenanya?
_____________
Jawaban:
Boleh berbohong kepadanya jika memang dibutuhkan, selama tidak membahayakan dia (pasien) dan pula orang lain. Namun jika memungkinkan muamalah dokter laki-laki atau dokter wanita dengan pasiennya tanpa bohong yang terang-terangan maka itu lebih selamat dan lebih baik.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua : Abdul Azأ­z bin Abdillأ£h bin Bأ£z
Wakil : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Qu’أ؛d

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
24/Kitabul Jami’/432

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————
Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

————