Faidah Fikih Shalat [Sunnah yang Banyak Ditinggalkan]

❀━━━━━━≋≋━━━━━━❀

🔖 Sunnah yang Banyak Ditinggalkan Oleh Pengamal Sunnah Saat Shalat Berjamaah 🕌

❀━━━━━━≋≋━━━━━━❀

🍃 Satu kesadaran massal yang patut kita syukuri di beberapa waktu belakangan ini; ialah kesadaran melaksanakan shalat berjamaah bagi kaum muslimin laki-laki.

✅ Alangkah bahagia kita di saat mendengar kumandang adzan, satu demi satu Saudara Muslim kita telah bersiap untuk berangkat ke masjid masing-masing dengan kendaraannya, yang berjalan kaki, menggunakan sepeda motor, atau mobilnya jika jarak tempuh masjid yang dituju sedikit jauh atau di saat cuaca panas sangat menyengat.

🔵 Demi semakin menyempurnakan hal positif ini, kami ingin membawakan sebuah amalan sunnah yang banyak dilewatkan oleh para ma’mum pada pelaksanaan shalat berjamaah. Sunnah tersebut ialah “Tidak bergerak/merundukkan badan menuju sujud hingga Imam sujud dengan sempurna.”

Hal ini berdasarkan pada hadits al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu ‘anhu beliau berkata :

لَمْ أَرَ أَحَدًا يَحْنِي ظَهْرَهُ حَتَّى يَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَبْهَتَهُ عَلَى الْأَرْضِ، ثُمَّ يَخِرُّ مَنْ وَرَاءَهُ سُجَّدًا

“Kami shalat sebagai ma’mum di belakang Rasulullah ﷺ .. Dan tidak saya lihat seorang pun di antara kami yang membungkukkan punggungnya untuk sujud hingga dahi Nabi menyentuh lantai. Baru para ma’mum di belakang beliau melakukan sujud.” HR. Al Bukhari (811) dan Muslim (474)

Sedang dalam Shahih Muslim dengan lafazh lain (474) secara khusus al-Bara’ radhiyallahu ‘anhu mengatakan :

لَمْ نَزَلْ قِيَامًا حَتَّى نَرَاهُ قَدْ وَضَعَ وَجْهَهُ فِي الْأَرْضِ، ثُمَّ نَتَّبِعُهُ

“Kami terus dalam keadaan berdiri hingga melihat Nabi ﷺ benar-benar telah meletakkan wajahnya di lantai, baru kemudian kami mengikuti beliau sujud.”

💐 Dari dua riwayat ini kita mengambil kesimpulan jelas bahwa sunnahnya waktu turunnya ma’mum ialah saat Imam telah sujud dengan sempurna. Bukan menjadikan (1) Lafazh takbir imam sebagai patokan bergerak menuju sujud. Bukan juga (2) menjadikan gerakan ma’mum di samping kita sebagai acuan.

💦 Bahkan yang menjadi tolak ukur dimulainya gerakan menuju sujud ialah sampainya Imam pada rukun sujud. Inilah yang sunnah sebagaimana yang sudah diamalkan oleh para sahabat Nabi radhiyallahu ‘anhum.

Berkata Imam Nawawi rahimahullah :

وفي هذا الحديث هذا الأدب من آداب الصلاة وهو أن السنة ألا ينحني المأموم للسجود حتى يضع الإمام جبهته على الأرض

“Dalam hadits ini terdapat pelajaran tentang salah satu adab di dalam shalat. Yaitu yang sunnah ialah ma’mum tidak membungkukkan badannya untuk sujud hingga Imam meletakkan wajahnya di lantai.” (Al Minhaj, IV/191)

🔴 Lain halnya jika diketahui bahwa kondisi Imam shalatnya cepat pada tiap rukun dan sujud secara khusus dalam hal ini, yang jika dia akhirkan hingga si Imam sujud berisiko dia akan tertinggal sujud Imam dan keburu si Imam duduk di antara dua sujud. Jika demikian keadaan Imam maka ia langsung ikut sujud meski Imam belum sampai pada posisi sujud dengan tetap tanpa mendahului Imamnya. (baca keterangan ringkas Imam Nawawi terkait poin terakhir ini dalam Al Minhaj Syarh Shahih Muslim)

Semoga kita yang membacanya bisa mengamalkan salah satu sunnah shalat yang mulia ini.. Mari bergabung dalam misi penyebaran sunnah dengan membagikan tulisan ini pada orang-orang dekat kita dengan harapan tiap-tiap ajaran Nabi ﷺ bisa kita aplikasikan dan hidupkan dalam diri dan masyarakat kita.

Wabillaahi at-Taufiiq..

✍🏼 Hari Ahadi, Pagi hari di pekan pertama Rabi’ul Akhir 1439 ..

〰〰➰〰〰

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.

🍃 Bergabunglah dengan Channel Telegram :
http://bit.ly/berbagi-ilmu

💻 Situs Resmi : www.nasehatetam.com