🄵🄰🅃🅆🄰

HUKUM BERSUKACITA DENGAN PERAYAAN MAULID

Pertanyaan:
Perayaan maulid Nabi ﷺ di tempat kami dilaksanakan pada bulan Rabiul Awal selama sebelas hari. Ada ulama yang menampakan kegembiraan pada hari maulid Nabi ﷺ tersebut, serta kaum muslimin pun melakukan hal-hal kegembiraan. Adapun ulama yang lainnya mengatakan tidak ada kebaikan dari acara tersebut.

Oleh karena itu saya ingin bertanya apa hukumnya? Apakah anda memiliki kegiatan tertentu padanya? Dan juga tentang hukum bersukacita pada hari maulid Nabi ﷺ di bulan tersebut?

Jawaban:
Bersukacita pada maulid Nabi ﷺ merupakan perkara bid’ah. Terdapat hadis Nabi ﷺ beliau bersabda:

“Barangsiapa yang mengadakan perkara baru dalam urusan Islam yang bukan darinya maka dia tertolak.”
(Muttafaqun ‘alaihi)

Dalam riwayat lain:

“Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang bukan dari kami maka dia tertolak.”
(HR. Muslim)

Acara tersebut tidak pernah dilakukan oleh Nabi ﷺ dan tidak pula memerintahkannya.Dan tidak pernah pula sahabat melakukannya kemudian Nabi ﷺ merekomendasi, serta tidak pernah pula dilakukan oleh para khalifah setelah beliau. Demikianlah generasi pendahulu umat ini pada tiga kurun yang utama, mereka tidaklah melakukannya.

Namun setelah itu terjadilah bid’ah tersebut (oleh generasi setelahnya).

Yang mulia asy-syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz telah memberikan jawaban tentang masalah ini secara panjang lebar.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Ketua Komite
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Wakil Ketua
Abdurrazzaq Afifi

Anggota
Abdullah bin Qu’ud
Abdullah bin Ghadyan

[Fatawa Al-Lajnah Ad-Da’imah: 03/17-18]

https://www.alifta.gov.sa/Ar/IftaContents/Pages/FatawaBySubjects.aspx?cultStr=ar&View=Page&HajjEntryID=0&HajjEntryName=&RamadanEntryID=0&RamadanEntryName=&NodeID=9768&PageID=767&SectionID=3&SubjectPageTitlesID=22199&MarkIndex=10&0
☼︎☼︎𖣔☼︎☼︎

https://t.me/ponselmuslim/275
🏷️ Mari sebarkan kepada sanak saudara kita