*Imam Shalat Membaca Surat Al-Baqarah sampai An-Naas di selain Bulan Ramadhan*

_(Catatan Penting bagi Imam Shalat)_

🎙 *Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah:*

*Pertanyaan:*

“Banyak dari imam masjid yang membaca Al-Qur’an bersambung dari Al-Baqarah sampai surat An-Naas di selain bulan Ramadhan. Dan disebutkan bahwa amalan ini adalah bid’ah. Sebagian mereka berhujjah(berargumen) untuk muroja’ah, mengokohkan hafalan, dan memperdengarkan kepada jama’ah ayat-ayat yang berkah dari Al-Qur’an yang mereka jarang mendengarnya, apa pandangan Anda dalam hal ini?”

*Jawaban:*

“Para ulama –semoga Allah merahmati mereka- menyebutkan bahwa yang selayaknya bagi seseorang untuk membaca:

▪ di shalat fajar dari surat yang _thiwal mufashshol_(panjang),
▪shalat maghrib dari surat yang _qishor_(pendek),
▪dan sisanya dari surat yang _awsath_(pertengahan).

💡Surat yang mufashshol awalnya surat Qaaf dan akhirnya akhir Al-Qur’an(surat An-Naas).
◻Surat yang panjang dari Qaaf sampai ‘amma(An-Naba’).
◻Surat yang pendek dari adh-Dhuha sampai akhir Al-Qur’an.
◻Dan pertengahannya dari ‘Amma(an-Naba’) sampai adh-Dhuha.

Seperti ini yang disebutkan ulama. Dan yang sepantasnya seseorang mengamalkan yang seperti ini. Sebab termasuk hikmah di dalamnya bahwa surat-surat _al-mufashshol_ ini jika (sering) datang kepada pendengaran orang-orang maka mereka akan hafal dan mudah untuk menghafalnya.

▪Dan aku tidak mengetahui ada seorang ulama yang berkata bahwa “Sepantasnya untuk membaca (dalam shalat) dari awal Al-Qur’an sampai akhirnya secara bersambung agar orang-orang mendengar seluruh Al-Qur’an. “

▪Tidak mungkin pula setiap orang mendengar seluruh Al-Qur’an (dalam shalat berjama’ah). Sebab akan ada beberapa waktu untuk sampai kepada akhir Al-Qur’an, sementara orang (yang berjama’ah) akan berganti-ganti. Ada yang datang dan pergi sehingga mereka tidak bisa mendengar seluruh al-Qur’an.

👉🏻Apabila amalan ini tidak termasuk sunnah dan ulama menyebutkan bahwa yang sunnah adalah membaca surat-surat _al-mufashshol_ maka yang lebih utama bagi seseorang untuk ia mengikuti apa yang para ulama berada di atasnya.

✍🏻 Dan manfaat yang telah kita isyaratkan –bahwa orang awam jika surat-surat _al-mufashshol_ dibacakan berulang maka mereka akan menghafalnya- hal itu tidak akan dicapai andai seorang imam membaca Al-Qur’an dari awal sampai akhirnya.

☝🏻Sehingga yang lebih utama untuk berpaling dari hal ini. Dan hendaknya ia membaca sebagaimana orang-orang membaca(ketika mengimami).”

📖 *Fataawa Nuurun ‘alad Darb : 2 /190.*

💧✍🏼 Fikih Thaharah Dan Shalat https://t.me/fikihthaharahdanshalat