๐ŸŒท *Kajian Keluarga Ringkas*

๐Ÿƒ *_Bimbingan Ke 5_*:

Saudaraku yang semoga
Alloh menunjuki kita semua untuk bisa mengamalkan ilmu yang kita pelajari dan itu merupakan tujuan yang terkandung dari pada ilmu itu sendiri.

Wahai saudaraku sesungguhnya Alloh Taโ€™ala akan menanyai setiap hamba dari setiap amanah yg diberikan padanya, Dan seseorang Ayah maupun ibu akan dimintai pertanggung jawaban dari anak โ€“ anaknya .

โœ…Oleh Sebab Itu :

ูุงู† ูƒุงู†ูˆ ุตู„ุญูŠู† ุงู†ุชูุน ุจู‡ู… ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆ ุงู„ุงุฎุฑุฉ
ูˆุงู† ุงู‡ู…ู„ู‡ู… ู‚ุตู‘ุฑ ููŠ ุชุฃุฏูŠุจู‡ู… ูˆ ุชุฑุจูŠุชู‡ู… ุดู‚ูŠ ุจู‡ู… ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ูˆุงู„ุงุฎุฑุฉ

โ€Jika mereka anak anak itu menjadi sholeh maka bermanfaat buat keluarganya didunia dan ahkirat akan tetapi jika para orang tua melalaikan dan meremehkan didalam membimbing dan mendidiknya maka keluarga tersebut akan menjadi merugi didunia dan ahkiratโ€

Maka membimbing mereka dan mendidiknya adalah tanggung jawab *orang tuanya yaitu para suami dan istri.*

๐ŸƒDan diantara tuntunan dan bimbingan dalam mendidik anak yaitu :

5โƒฃKetiga :

ุงุญุชุณุงุจ ุงู„ุฌู‡ุฏ ูˆ ุงู„ู…ุงู„ ุงู„ุฐูŠ ูŠู†ูู‚ ุนู„ูŠู‡ู…

Mengharapkan pahala kepada Allah semata ketika meninfaqkan tenaga dan harta kepada anak- anak

โœDan para orang tua dalam mendidik anak memerlukan pengorbanan dan nafkah baik usaha, harta dan waktu untuk mereka, maka seyogyanya para orang tua membaguskan niat untuk yg demikian ini, dan hanya mengharapkan pahala disisi Allah Ta’ala semata ( tentu pahala akan diraih jika cara mendidik dan menafkai anak sesuai tuntunan rasul dan dari hasil harta yang halal)

โœDan semua usaha serta harta yamg dikeluarkan untuk anak- anak dan istri memiliki keutamaan yang besar diantaranya :

1โƒฃPahalanya lebih besar dari sedekah lainya:

โœ…Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ยซ ุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ููู‰ ุฑูŽู‚ูŽุจูŽุฉู ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ู’ุชูŽ ุจูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุณู’ูƒููŠู†ู ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ููƒูŽ ุฃูŽุนู’ุธูŽู…ูู‡ูŽุง ุฃูŽุฌู’ุฑู‹ุง ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุฃูŽู†ู’ููŽู‚ู’ุชูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู‡ู’ู„ููƒูŽ ยป .

โ€œDan dinar yang kamu infaqkan di jalan Allah, dinar yang kamu infaqkan untuk memerdekakan budak dan dinar yang kamu sedekahkan kepada orang miskin. Namun dinar yang kamu keluarkan untuk keluargamu ( anak istri) lebih besar pahalanya.โ€ (Riwayat Imam Muslim)

2โƒฃAdalah seutama- utama harta bagi pemiliknya:

โœ…Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ยซ ุฃูŽูู’ุถูŽู„ู ุฏููŠู†ูŽุงุฑู ูŠูู†ู’ููู‚ูู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ูŠูู†ู’ููู‚ูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุนููŠูŽุงู„ูู‡ู ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ูŠูู†ู’ููู‚ูู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฏูŽุงุจูŽู‘ุชูู‡ู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุฏููŠู†ูŽุงุฑูŒ ูŠูู†ู’ููู‚ูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ยป

โ€œDinar yang paling utama adalah dinar yang dikeluarkan seseorang untuk menafkahi keluarganya, dinar yang dikeluarkan untuk kendaraannya (yang digunakan) di jalan Allah dan dinar yang dikeluarkan kepada kawannya di jalan Allah.โ€ (Riwayat Imam Muslim)

3โƒฃNafkah kepada anak- anak nilainya sedekah:

โœ… Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู…ูŽุง ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽูƒูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ูˆูŽู„ูŽุฏูŽูƒูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽุชูŽูƒูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ ูˆูŽู…ูŽุง ุฃูŽุทู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุฎูŽุงุฏูู…ูŽูƒูŽ ููŽู‡ููˆูŽ ู„ูŽูƒูŽ ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉูŒ

โ€œHarta yang dikeluarkan sebagai makanan untukmu dinilai sebagai sedekah untukmu. Begitu pula makanan yang engkau beri pada anakmu, itu pun dinilai sedekah. Begitu juga makanan yang engkau beri pada istrimu, itu pun bernilai sedekah untukmu. Juga makanan yang engkau beri pada pembantumu, itu juga termasuk sedekahโ€ (Riwayat Imam Ahmad )

4โƒฃDan akan bertambah barokah sedekah tersebut:

โœ…Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ูŠูŽูˆู’ู…ู ูŠูุตู’ุจูุญู ุงู„ู’ุนูุจูŽุงุฏู ูููŠู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุงู†ู ูŠูŽู†ู’ุฒูู„ุงูŽู†ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู†ู’ููู‚ู‹ุง ุฎูŽู„ูŽูู‹ุง ุŒ ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุขุฎูŽุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุทู ู…ูู…ู’ุณููƒู‹ุง ุชูŽู„ูŽูู‹

โ€œTidaklah para hamba ketika melewati suatu pagi melainkan didalamnya ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata, โ€œYa Allah, berilah ganti kepada orang yang gemar berinfak.โ€
Dan malaikat yang lain mengatakan, โ€œYa Allah, berilah kebangkrutan kepada orang yang pelit (memegangi hartanya).โ€ ( Riwayat Imam Muslim)

โœDan nafkah kepada mereka adalah dengan cara tidak boros serta tidak pelit dan diantara kedua sifat itu

โœDan demikianlah, begitu besar nilai nafkah orang tua kepada keluarga dan anak- anak kita, sehingga menjadikan pemicu semangat untuk para orang tua dalam mencari nafkah dan penghidupan buat anak-anak mereka, akhirnya dengan begitu memudahkan mereka dalam menggapai cita-cita agama dan dunianya dengan izin Allah Ta’ala.

Bersambung…

๐Ÿ“š๐Ÿ–‹Ditulis Oleh Ustadz Abu Amina ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡

Dipondok Yatim non Yatim Annashihah Kota Minyak Cepu

( Dikutip dari : Kitab Huququl Aulad alal Abaa’ wal Umahaat Syeikh Bukhariy Hafidzahullah,Tarbiyatul Aulad Fidhouil kitab was sunnah, Asyari’ah Imam Ajjuriy, Syarah Riyadhus Shalihin Ibnu Utsaimin, Musnad Imam Ahmad, Shahih Bukhari dan Muslim, Rahimahumullah )

๐Ÿ“ฒ Join Channel Telegram: t.me/pesantren_salaf_online