*📋⛔️KESALAHAN-KESALAHAN DI MASA PANDEMI COVID-19.*
_*(Bagian 1)*_

Bismillah.
📁Sengaja kami menulis tentang kesalahan-kesalahan yang terjadi dimasa pandemi covid-19, supaya bisa diambil ibrohnya lalu ditinggalkan.

↪️Karena Allah akan menggantinya dengan kebaikan dan perbaikan serta hal-hal yang benar lagi bermaslahat.

*⛔Kesalahan-kesalahan tersebut di antaranya:*

1. Menganggap remeh dan mengentengkan pandemi covid-19, dengan beragam statmen dan tindakan yang bisa membahayakan dirinya atau orang lain. Akan disebutkan diantaranya dalam point-point berikutnya.

2. Terlalu berlebihan dalam menyikapi pandemi covid-19, sampai shock, depresi, ketakutan yang sangat. Ada yang sampai stroke, kena serangan jantung, darah tinggi dan tidak bisa aktivitas sama sekali.

3. Meyakini bahwa covid-19 yg mematikan korban.
Ini adalah aqidah yang rusak, karena meyakini ada yang mematikan dan menghidupkan selain Allah ta’ala. Juga secara riil korban covid-19 beragam kondisi, ada yg mati, ada yg masih berjibaku dalam sakit, ada yang sembuh. Semua itu dengan taqdir Allah.

☑️Yang benar adalah bahwa covid-19 salah satu virus yang bisa menyebabkan kematian dengan taqdir Allah. Jangan meremehkan namun jangan pula memiliki aqidah yang rusak.

4. Tidak menghiraukan bahkan terkesan menentang himbauan-himbauan pemerintah terkait covid-19, seperti himbauan sholat 5 waktu di rumah, jumatan diganti dhuhur 4 rokaat dirumah, sholat taraweh dirumah, sholat ied di rumah tanpa khotbah, menghindari kerumunan baik dalam moment olah raga, keagamaan, pengajian, pernikahan, takziyah, pemakaman jenazah dan lain-lain yang sudah diedarkan pemerintah pusat, maupun daerah terutama untuk wilayah-wilayah zona merah.

*🔘Padahal himbauan-himbauan:*
a. Sesuai dengan fatawa kibar ulama.

b. Datang dari pemerintah, yang mana kaum muslimin diperintahan untuk patuh dan taat.

c. Untuk kemaslahatan bersama dan perbaikan bersama.

d. Upaya pencegahan dan ikhtiar yang mubah, bahkan syar’i dalam memutus mata rantai covid 19.

💢Oknum atau pihak yang tidak menghiraukan bahkan terkesan menetang himbauan pemerintah, sengaja atau tidak telah melakukan *tindakan-tindakan yang tercela:*
a. Mengancam keselamatan diri bahkan nyawanya.

b. Membahayakan orang lain, dengan tindakannya.

c. Tidak adanya kepatuhan dan ketaatan kepada penguasa muslim. Ini merupakan kerusakann aqidah, menyerupai faham khowarij dan link-linknya.

d. Menyelisihi bimbingan ulama kibar dalam NAWAZIL, ini adalah tanda penyimpangan.

Bersambung insyaAllah…

*🖋Ditulis oleh:*
_al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafidzahullahu._

🗓️Sidayu, Ahad 25 Sya’ban 1441H/19 April 2020M.

==========
*WA 💫Thullab Al Bayyinah💫*