*PERINGATAN SANGAT PENTING!!!*

✧════•❁❀o❀❁•════✧

🌙 Lailatul Qadar bisa jadi datang pada malam-malam genap yang mana itu adalah malam ganjil jika dilihat dari malam yang tersisa.

☝🏻 Oleh karena itu, seharusnya engkau menghidupkan sepuluh malam seluruhnya dengan sempurna agar engkau dapat meraihnya seizin Allah ta’ala.

Dahulu, Syaikhul Islam -semoga Allah meridhainya- pernah ditanya tentang Lailatul Qadar, saat beliau sedang ditahan di sebuah penjara di atas bukit pada tahun 706H, maka beliau menjawab:

“Alhamdulillaah, Lailatul Qadar terletak diantara 10 malam terakhir dari bulan Ramadhan. Demikianlah yang shahih dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:

تحروها في العشر الأواخر 

“Ia terletak pada 10 terakhir dari Ramadhan.”

Lailatul Qadar datang pada malam ganjilnya. Hanya saja, hitungan ganjilnya malam tersebut bisa jadi diambil berdasar;
👉🏻 (malam-malam) yang sudah lewat, sehingga kau cari ia di malam 21, 23, 25, 27 dan 29.
👉🏻 Atau, bisa juga dilihat berdasarkan (malam-malam) yang tersisa, sebagaimana sabda Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam:

لتاسعة تبقى لسابعة تبقى لخامسة تبقى لثالثة تبقى

“Pada malam kesembilan yang tersisa, pada malam ketujuh yang tersisa, pada malam kelima yang tersisa, pada malam ketiga yang tersisa”.

📝 Berdasarkan hal ini; Seandainya bulan itu sejumlah 30 hari, berarti Lailatul Qadar ada diantara malam-malam genapnya:

●>> Malam 22 adalah malam ke-9 dari yang tersisa.
●>> Malam 24 adalah malam ke-7 dari yang tersisa. Dan demikian seterusnya.

Hal ini sebagaimana yang ditafsirkan oleh sahabat Abu Sa’id Al-Khudri dalam hadits yang shahih. Demikianlah pula (amalan) yang ditegakkan oleh Nabi shallallaahu alaihi wasallam di bulan Ramadhan.

📝 Adapun seandainya bulan tersebut sejumlah 29 hari, maka penanggalan berdasar hari yang tersisa adalah sama dengan penanggalan berdasar hari yang telah lewat (sama dalam hal ganjil maupun genapnya, pent.).

🌙☝🏻 Jika demikian ini keadaannya, maka yang semestinya bagi seorang mukmin ialah mencari-carinya pada sepuluh hari terakhir seluruhnya, sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam:

تحروها في العشر الأواخر 

“Carilah dia (lailatul qadar) pada sepuluh malam terakhir”….

Wallaahu ta’ala a’lam”.

📚 Majmu Fatawa jilid ke-25, Kitabush Shiyaam.

•┈┈┈┈•✿❁✿••✿❁✿•┈┈┈┈•
🍃Turut menyebarkan:
*SALAFY WERU*