*MAKNA SURAT FATHIR AYAT 28* 

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin –rahimahullah ditanya:

Apa maksud dari Firman Allah Ta’ala
“Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para ulama”(1)?

Jawaban:

Ayat ini mengandung kalimat yang agung. Yakni pembatasan khasyyatullah Subhanahu Wata’ala hanya pada diri para ulama.

Khasyyah adalah takut yang disertai dengan pengagungan kepada sesuatu yang ditakuti tersebut. Takut yang membuahkan pengagungan terhadap sesuatu yang dia takuti. Dan Allah Subhanahu Wata’ala Dialah yang berhak untuk ditakuti, diagungkan dan khauf terhadap-Nya. Akan tetapi tidak ada yang memiliki khasyyah kepada-Nya kecuali orang-orang yang memang memiliki ilmu akan keagungan, kekuasaan, kehendak, serta kemuliaan-Nya.

Dan yang dimaksud “ulama” di sini adalah orang-orang yang berilmu tentang Allah, tentang Nama-nama-Nya, Sifat-sifat-Nya, dan ayat-ayat-Nya. Dan bukan yang dimaksud “ulama” di sini dengan orang-orang yang berilmu tentang industri, teknologi, dan yang semisalnya. Karena mereka hanya mengilmui perkara kehidupan dunia semata.

Oleh sebab itu khasyyah tidaklah terjadi melainkan harus dengan mengetahui perihal zat yang ditakuti. Dan telah diketahui bersama bahwa ilmu perindustrian itu tidak ada kaitannya dengan pengagungan kepada Allah.

Jadi, ahli ma’rifah tentang Allah adalah orang-orang yang memiliki rasa khasyyah kepada-Nya Azza Wajalla, dan hanya bersifat baterial saja. Berbeda dengan ma’rifatullah dan pengagungan terhadap-Nya.

[Majmu’ Fatawa wal Rasa’il Al-Utsaimin 26/26]
———

سئل فضيلة الشيخ- رحمه الله-: ما المقصود بقوله تعالى: (إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ) (1) ؟

فأجاب بقوله:
هذه الآية اشتملت على جملة عظيمة، وهى: انحصار خشية الله سبحانه وتعالى في العلماء.

والخشية: هي الخوف مع تعظيم المخوف أي أنها خوف ناتج عن عظمة المخوف. والله سبحانه وتعالى أحق أن يخشى، وأحق أن يعظم، وأحق أن يخاف منه، لكن لا يخشاه إلا من كان عالمًا بما له من العظمة، والكبرياء، والقدرة، والعزة.

والعلماء هنا المراد بهم العلماء بالله، العلماء بأسمائه، وصفاته، وآياته، وليس المراد بهم علماء الصناعة والتكنولوجيا وما أشبه ذلك فإن هؤلاء علماء في الدنيا يعلمون ظاهرًا من الحياة الدنيا، وذلك أن الخشية لا تكون إلا عن علم بحال المخشي، ومعلوم أن العلم بهذه الصنائع لا تعلق له بعظمة الله- عز وجل-؛ فهو مادي محض بخلاف المعرفة بالله وعظمته، فأهل المعرفة به هم أهل خشيته.

(1) سورة فاطر، الآية: 28

[ابن عثيمين ,مجموع فتاوى ورسائل العثيمين ,26/26]

Alih bahasa:
       Abu Dawud al-Basimiy
       Alpasimiy.com