🌍 https://t.me/Majalah_Qudwah

*Kajian Utama*

🏵🏆 *MENENGOK KESABARAN DIRI KALA UJIAN DAN COBAAN MENERPA(3)* 🏆🏵

✍🏻 *Al-Ustadz Ruwaifi’ Bin Sulaimi, Lc حفظه الله تعالى*

bagian 3 (sambungan) *…SELESAI…*

Lebih lanjut, asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali _حفظه الله_ berkata, *“Saat ini di banyak negeri kaum muslimin muncul berbagai keburukan, seperti komunis, liberal, sekuler, sosialis, dan demokrasi dengan segala perangkatnya. Kelompok sesat Syiah Rafidhah dan Khawarij pun semakin gencar mengembuskan racun-racun yang dahulu mereka sembunyikan. Sebagaimana pula telah muncul kelompok sesat Qadiyaniah dan Bahaiah.”* _(Haqiqah al-Manhaj al-Wasi’ ‘Inda Abil Hasan,_ hlm. 2)

Di era globalisasi modern ini, *keberadaan ujian syahwat dan syubhat semakin mengglobal.* Terpaannya pun semakin dahsyat terhadap iman dan jiwa seseorang. Bagaimana tidak❓❗Ragam godaan syahwat dan syubhat dari manca negara dengan mudah dapat disaksikan di berbagai kanal televisi. Terlebih lagi di internet, semuanya dapat diakses secara bebas dan mudah.

Bahkan, di dunia maya, *semua orang—termasuk “pegiat dakwah”— dapat berkenalan dan berteman dengan siapa saja secara bebas dalam ajang FB _(facebook)_ yang mengerikan itu. Para pencinta syahwat terfasilitasi untuk mengumbar syahwatnya. Demikian pula para penjaja syubhat terfasilitasi untuk menjajakan syubhatnya.*

Betapa banyak kasus perselingkuhan, perceraian, dan kasus-kasus rumah tangga lainnya *terjadi akibat pertemanan bebas di _facebook._* Betapa banyak pula orang-orang yang sebelumnya istiqamah di atas manhaj yang lurus menjadi melenceng akibat pertemanan bebas di facebook itu. _Wallahul musta’an._

Akhir kata, *semoga Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan kesabaran diri kepada kita sehingga dimudahkan untuk istiqamah di atas kebenaran kala ujian dan cobaan menerpa.* _Amiin, Ya Mujibas sailin…._

*Catatan Kaki:*
1) Ini adalah pemisalan *tentang betapa kuatnya kecenderungan umat ini mengikuti jejak orang-orang Yahudi dan Nasrani. Apabila mereka melangkah sejengkal, umat ini pun mengikutinya dengan sejengkal langkah pula. Apabila mereka melangkah sehasta, umat ini pun akan mengikutinya dengan sehasta pula. Sampai-sampai ketika mereka masuk ke liang binatang _dhab_ (yang hakikatnya tidak bisa dimasuki oleh manusia), umat Islam pun mengikutinya.*

🌏📕 *Sumber* ||

Menengok Kesabaran Diri Kala Ujian dan Cobaan Menerpa

🌏📕 *Sumber* ||
Majalah Asy Syariah Edisi 94