*MENGAPA HARUS MENGELUH*โ“

โœ๐Ÿป *Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifa’i ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰*

Pernahkah Anda merasakan keluasan rezekiโ“Meraih cita-cita yang diharapkan. *Keinginan yang sekian lama diidam-idamkan akhirnya terwujud.* Bahkan *barangkali Anda pernah merasakan kebahagiaan disebabkan suatu hal yang tidak pernah disangka-sangka.* Lalu, seperti apakah sikap Anda saat ituโ“

Pernahkah Anda merasakan kesedihan dan kesusahanโ“
Mungkin jawaban Anda. “pernah” bahkan “sering sekali”. *Memang hari-hari singkat di dunia ini selalu dilingkari oleh ujian dan cobaan.* Seolah-olah tidak diketahui awal dan pangkalnya. Ketika Anda sedang merasakan kesedihan dan kesusahan, *bagaimanakah Anda bersikap*โ“

Sebenarnya, tabiat manusia yang selalu *lupa bersyukur dan sering mengeluh* telah dijelaskan oleh Allah di dalam Al Qur’an. *Kedua tabiat ini memang buruk dan tercela.* Oleh sebab itu, Allah menerangkannya agar kita, selaku hamba, dituntut untuk ingat dan sadar. *Jangan lupa bersyukur di kala nikmat digenggam*โ— *Jangan mudah mengeluh saat kesusahan datang menyapa*โ—

Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆุชุนุงู„ู‰ berfirman:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุฅูู†ุณูŽุงู†ูŽ ุฎูู„ูู‚ูŽ ู‡ูŽู„ููˆุนุงู‹ (ูกูฉ) ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุณู‘ูŽู‡ู ุงู„ุดู‘ูŽุฑู‘ู ุฌูŽุฒููˆุนุงู‹ (ูขู ) ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุณู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑู ู…ูŽู†ููˆุนุงู‹ (ูขูก)

_”Sesungguhnya *manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.* Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir.”_ *[QS. Al Ma’arij: 19-21].*

*Seperti itulah manusia*โ— Termasuk kita tentunya. *Kikir dan bakhil menjadi kebiasaan bila harta dan materi telah berada di tangan.* Padahal, *saat harta belum diraih, angan-angan untuk berbuat baik dan bersedekah tergambar indah.* Belum lagi, sifat penakut yang tak terpisahkan dari jiwa. Ibadah dan amal shalih yang semestinya bisa dikerjakan, akhirnya gagal dan tertunda *karena terhalang sifat penakut.*

*Banyak mengeluh juga penyakit kronis.* Bila hujan turun, panas diharapkan. Jika panas yang datang, inginnya hujan diturunkan. *Di saat begini minta begitu. Ketika yang benar-benar ada, inginnya seperti ini. Hidup akan terasa sempit dan sesak jika segala-galanya harus disikapi dengan keluh kesah.*

Benarlah sabda Rasulullah ๏ทบ di dalam hadits Abu Hurairah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ riwayat Abu Dawud ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ dan dishahihkan oleh Al Albani ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ *[As Silsilah Ash Shahihah 560].*

ุดูŽุฑู‘ู ู…ูŽุง ูููŠ ุฑูŽุฌูู„ู ุดูุญู‘ูŒ ู‡ูŽุงู„ูุนูŒ ูˆูŽุฌูุจู’ู†ูŒ ุฎูŽุงู„ูุนูŒ

*_”Perangai terburuk yang ada pada seorang hamba adalah kikir, selalu berkeluh kesah, dan penakut yang berlebihan.”_*

Sungguh, hidup di dunia ini akan terasa gersang dan kering *jika dilalui dengan sikap kikir, penakut, dan selalu berkeluh kesah.*

*Abu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡* adalah saudara sepersusuan Rasulullah ๏ทบ. *Beliau termasuk shahabat yang masuk Islam dalam gelombang pertama.* Turut berhijrah ke Habasyah dan berhijrah pula ke Madinah bersama sang istri, Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง. *Sepulang dari medan Uhud, Abu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ meninggal dunia disebabkan luka-luka beliau dari peperangan tersebut.*

*Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง mengeluh*โ“ *Tidak*โ—Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง justru dengan mantap mengucapkan doa yang pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad ๏ทบ bila memperoleh musibah dan merasakan cobaan. Walaupun, sempat pula *Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง berpikir, “Adakah laki-laki yang lebih baik dari Abu Salamah*โ“”

Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง tetap berdoa, pasrah kepada Rabbnya:

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽุง ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฑูŽุงุฌูุนููˆู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุฃู’ุฌูุฑู’ู†ููŠ ูููŠ ู…ูุตููŠุจูŽุชููŠ ูˆูŽุฃูŽุฎู’ู„ููู’ ู„ููŠ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง

_”Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan sesungguhnya kita pun akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berikanlah pahala untukku atas musibah yang menimpa diriku, *dan berikanlah pengganti dengan yang lebih baik.”*_ *[H.R. Muslim ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡* dari Ummu Salamah ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง]

Sungguhโ—Siapa pun orangnya yang membaca doa di atas ketika tertimpa musibah atau kesusahan, *niscaya Allah akan menggantikan dengan yang lebih yang baik.*

Setelah masa iddah Ummu Salamah selesai, *Rasulullah ๏ทบ lalu meminang dan menikahi beliau. Luar biasa*โ— *Adakah yang selalu lebih baik dari Rasulullah๏ทบ*โ“

Sejak detik ini, *buanglah jauh-jauh kebiasaan mengeluhโ— Berusahalah untuk selalu berlapang dada dan jangan lupa berdoa kepada Allah agar memperoleh ganti yang lebih baik. Niscaya Allah akan mengabulkannya.*

๐ŸŒ๐Ÿ“• *Sumber* ||
https://t.me/atsarid/1746

๐ŸŒ๐Ÿ“• *Sumber* ||
https://www.atsar.id/2017/02/mengapa-harus-mengeluh-sepucuk-nasehat.html?m=1

๐ŸŒ๐Ÿ“• *Sumber* ||
Majalah Qudwah Edisi 07