🌍 https://t.me/KajianAhadBadaShubuh

*Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah*

1⃣ *MENGUSAP KERUDUNG KETIKA BERWUDHU*
_🅱olehkah wanita mengusap di atas kerudungnya sebagai pengganti mengusap kepala¹ dalam wudhu²_❓

*Jawab:*
Yang masyhur dari mazhab al-lmam Ahmad رحمه الله, *wanita boleh mengusap di atas kerudungnya apabila kerudung tersebut melilit di bawah tenggorokan/kerongkongannya³, karena hal ini ada keterangannya dari sebagian wanita sahabat.*

Namun, bagaimana pun keadaannya, apabila mengandung kesulitan yang dihadapi, berupa hawa yang dingin atau susah melepaskan kerudung tersebut dari kepala dan melilitkannya kembali4, *tidak apa-apa si wanita mengusap di atas kerudungnya. Akan tetapi, lebih utama baginya untuk tidak mengusapnya (tetapi mengusap kepalanya).* (hlm. 13)

2⃣ *EFEK SAMPING MEMINUM PIL PENCEGAH HAMIL*
_🅿ada hari-hari kebiasaan haid saya, yang keluar hanyalah cairan keruh (kudrah) dalam keadaan saya masih mengonsumsi tablet/pil pencegah kehamilan. Memang ketika mengkonsumsi pil tersebut biasanya darah haid saya tidak keluar. *Apakah cairan keruh tersebut teranggap haid*_ ❓

*Jawab:*
Kenyataannya *memang pil pencegah kehamilan telah membuat banyak masalah bagi para wanita yang mengonsumsinya.* Selain itu juga menjadi masalah bagi ahlul ilmi (yang ditanyai/dimintai fatwa). Sebab, *pil tersebut terbukti merusak kebiasaan haid dan menjadikannya tidak pasti.*

Sebagian dokter yang tepercaya telah menyampaikan kepada saya *bahwa obat-obatan tersebut memiliki Iebih dari 14 efek negatif.* Sungguh, obat-obatan itu *memudaratkan.*

*Musuh-musuh Islam memang membuatnya untuk memutus generasi Islami5* karena obat-obatan tersebut merusak rahim. Wanita akan mengalami kelemahan karenanya, *sampai-sampai ada wanita yang merasakan kemerosotan pada seluruh tubuhnya* karena meminum obat-obatan tersebut.

Oleh karena itu, saya nasihatkan kepada saudari-saudari kita *agar tidak memakai obat-obatan itu selama-Iamanya,* karena efek yang diakibatkannya.

Apabila memang si wanita tidak boleh hamil, ada cara lain yang bisa dipakainya atau ditempuh suaminya.

Memberi celah bagi para wanita untuk menggunakan obat-obatan tersebut *justru akan memudaratkan mereka dan umat seluruhnya.*

Saya sendiri sebenarnya mengalami kerumitan dengan pertanyaan yang diajukan seputar permasalahan haid yang diakibatkan penggunaan obat-obatan ini, *karena benar-benar membuat kebingungan.*

Apabila para wanita bertanya tentang hal tersebut, *saya selalu mengarahkan mereka untuk bertanya kepada para dokter.* Saya katakan, *“Tanyakan kepada dokter* ❗” Apabila dokter mengatakan ini haid, berarti haid. Namun, apabila dia mengatakan, ini karena pengaruh obat-obatan yang diminum, *berarti itu bukan haid.* Itulah jawaban saya sekarang ini. (hlm. 79-80)

*Catatan Kaki:*
*1) Sebagaimana dibolehkan mengusap imamah/serban bagi lelaki.*

2) Semua pertanyaan yang ada daIam “Fatawa aI-Mar’ah aI-Muslimah kaIi ini *dijawab oIeh FadhiIatusy Syaikh al-Imam Muhammad Ibnu ShaIih aI-Utsaimin رحمه الله* yang dimuat dalam kitab kumpulan fatwa uIama berkisar permasalahan wanita dengan juduI _Fatawa aI-Mar’ah aI-Muslimah._

3) Tidak hanya diIetakkan di atas kepaIa/rambut seperti haInya selendang yang hanya disampirkan di atas kepaIa.

*4) Sebagaimana serban IeIaki.*

*5) Agar tidak Iahir anak-anak penerus generasi kaum muslimin.*

🌏📕 *Sumber* ||
Majalah Asy Syariah Edisi 94