Pertanyaan kedua dari fatwa no. 1216
Jika telah terpenuhi semua rukun nikah dan syarat-syaratnya, hanya saja wali dan pengantinnya masing-masing berada di tempat yang berlainan. Maka apakah boleh mereka mengadakan akad nikah lewat telpon?

_____________
Jawaban:
Apabila kita melihat di masa-masa sekarang ini, dari perkara perubahan, kepalsuan dan keahlian dalam meniru satu sama lainnya dalam hal perkataan dan bisa menirukan persis suara mereka, sampai mereka mampu menyerupakan seluruh perihal pria dan wanita, besar dan kecil. Lalu dengan itu mereka menirukan suara dan bahasa mereka yang telah diimitasi sehingga terdengar oleh para penyimak seolah-olah pembicaranya terdiri dari beberapa orang, pada hakekatnya yang berbicara hanyalah satu orang.

Dan dalam rangka mempertahankan syari’at islamiyah ini di dalam menjaga perkara ‘furuj’ dan penyelewengan, dan kehati-hatian dalam urusan seperti ini lebih utama dari kehati-hatian terhadap akad muamalah yang lainnya, maka Al Lajnah memandang agar sebaiknya dia tidak melakukan akad nikah, ijab, qabul dan perwalian dengan via telpon. Hal ini adalah dalam rangka merealisasikan tujuan syari’at dan untuk meningkatkan penjagaan perihal ‘furuj’ dan penyimpangan hingga jangan sampai ahlul ahwa menghasut mereka dengan tipu daya mereka.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua : Abdul Azأ­z bin Abdillأ£h bin Bأ£z
Wakil : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Muniy’

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
18/An Nikah/90

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————

Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

Bagikan Komentarmu