🔥🔥🔥 PENYERUPAAN TERHADAP ORANG KAFIR PASTI TERJADI, TETAPI AKAN SELALU ADA KELOMPOK YANG BERADA DI ATAS KEBENARAN

✍ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

✅ Maka, beliau ﷺَ mengabarkan bahwa nanti akan ada pada umatnya penyerupaan terhadap Yahudi dan Nasrani, yaitu Ahlul Kitab, dan penyerupaan terhadap bangsa Persia dan Romawi, yaitu orang-orang asing selain bangsa Arab. Padahal sungguh beliau ﷺَ telah melarang untuk menyerupai mereka-mereka itu. Tetapi ini bukanlah pengabaran tentang seluruh umatnya.

🔅 Bahkan telah ada riwayat mutawatir dari beliau bahwasanya akan senantiasa ada satu kelompok dari umatnya yang berpegang teguh dengan kebenaran hingga hari kiamat.

🔅 Beliau ﷺَ juga mengabarkan bahwa Allah tidak akan menyatukan umat ini di atas kesesatan,

🔅 dan Allah akan senantiasa memunculkan sekelompok orang di dalam agama ini, yang Allah menjadikan mereka mengamalkan ketaatan kepada-Nya.

📚 Syarh Iqtidha’Ash-Shirathil Mustaqim libni ‘Utsaimin (21)

✍ قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله :
فأخبر ﷺَ أنه سيكون في أمته مضاهاة لليهود والنصارى، وهم أهل الكتاب، ومضاهاة لفارس والروم، وهم الأعاجم. وقد كان ﷺَ ينهى عن التشبه بهؤلاء وهؤلاء، وليس هذا إخبارا عن جميع الأمة، بل قد تواتر عنه أنه لا تزال طائفة من أمته ظاهرة على الحق حتى تقوم الساعة. وأخبر ﷺَ أن الله لا يجمع هذه الأمة على ضلالة وأن الله لا يزال يغرس في هذا الدين غرسا يستعملهم فيه بطاعته .

📚 شرح اقتضاء الصراط
المستقيم لابن عثيمين (٢١)

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

💎💎💎 KEBERSAMAAN ALLAH DENGAN HAMBANYA 3⃣

✍ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

Akan tetapi, dua jenis kebersamaan tersebut tidak menunjukkan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala bersama manusia di tempat-tempat mereka. Bahkan Dia bersama manusia dalam keadaan tetap berada di atas seluruh langit, di atas ‘arsy-Nya. Hal ini bukan suatu yang mustahil.

Orang Arab biasa berkata, “Kami terus berjalan dan bulan pun bersama kami.” Kita semua mengetahui bahwa bulan ada di langit. Maka apa pendapatmu terhadap Sang Maha Pencipta ‘azza wa jalla, Dia berada di atas segala sesuatu, tinggi di atas ‘arsy-Nya, bersamaan dengan itu, Dia juga meliputi pengetahuan-Nya terhadap segala sesuatu dan bersama setiap hamba.

📌 Bagaimanapun kesendirianmu maka sungguh Allah ta’ala meliputi dirimu, baik dengan ilmu-Nya, penguasaan, pendengaran, penglihatan-Nya, dan selainnya.

📚 Syarh Riyadhish Shalihin (1/182)

قال الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :

ولكن المعيتين كلتيهما لا تدلان على أن الله – سبحانه وتعالي- مع الناس في أمكنتهم، بل هو مع الناس، وهو – عز وجل – فوق سماواته على عرشه، ولا مانع من ذلك. والعرب يقولون: ما زلنا نسير والقمر معنا. وكل يعلم أن القمر في السماء. فما بالك بالخالق – عز وجل- هو فوق كل شيء استوي على عرشه، ومع ذلك هو محيط بكل شيء مع كل أحد. مهما انفردت فإن الله- تعالي- محيط بك؛ علما وقدرة وسلطانا وسمعا وبصرا وغير ذلك.

📚 شرح رياض الصالحين (١٨٢/١)

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

Faidah Tafsir Surat Al-Baqarah
Bagian 1⃣6⃣

🔥🔥🔥 KAUM MUNAFIKIN SEJATINYA HANYA MENIPU DIRI SENDIRI

📌 Allah ﷻ berfirman :

یُخَـٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ وَمَا یَخۡدَعُونَ إِلَّاۤ أَنفُسَهُمۡ وَمَا یَشۡعُرُونَ

Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari. (Al-Baqarah:9)

✍ Asy-Syaikh As-Si’di rahimahullah berkata :

✅ Mukhada’ah (penipuan) adalah seorang penipu menampakkan sesuatu kepada yang ditipunya dan menyembunyikan sesuatu yang berbeda agar berhasil mendapatkan tujuannya dari yang ia tipu. Para munafikin bermu’amalah bersama Allah dan para hamba-Nya dengan cara seperti ini, sehingga tipuan mereka kembali mengenai diri sendiri.

Hal ini termasuk sesuatu yang menakjubkan. Karena seorang penipu, bisa jadi tipuannya berhasil dan ia mendapatkan keinginannya, atau ia sekedar selamat, tidak untung maupun rugi. Sedangkan munafikin, tipuan mereka kembali kepada diri mereka sendiri. Seakan-akan mereka berbuat makar itu untuk membinasakan, membahayakan, dan menipu diri mereka sendiri.

✅ Karena Allah ta’ala tidak akan mengalami kerugian sedikitpun akibat tipuan mereka. Demikian pula para hamba-Nya yang beriman, mereka tidak mendapatkan kerugian sedikitpun akibat tipuan para munafikin.

📘 Tafsir Surat Al-Baqarah : 9
📚 Taisir Al-Karim Ar-Rahman

#⃣ Link : #tafsir_albaqarah_9

✍ قال الشيخ السعدي رحمه الله :
والمخادعة: أن يظهر المخادع لمن يخادعه شيئا، ويبطن خلافه لكي يتمكن من مقصوده ممن يخادع، فهؤلاء المنافقون، سلكوا مع الله وعباده هذا المسلك، فعاد خداعهم على أنفسهم، فإن هذا من العجائب؛ لأن المخادع، إما أن ينتج خداعه ويحصل له ما يريد أو يسلم، لا له ولا عليه، وهؤلاء عاد خداعهم عليهم، وكأنهم يعملون ما يعملون من المكر لإهلاك أنفسهم وإضرارها وكيدها؛ لأن الله تعالى لا يتضرر بخداعهم [شيئا] وعباده المؤمنون، لا يضرهم كيدهم شيئا.
📘 تفسير سورة البقرة : ٩
📚 تيسير الكريم الرحمن

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

NIATMU HANYA DI DALAM HATI BUKAN DIUCAPKAN 🔇🔕

💬 Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -rahimahullah- berkata:

🌺🔇 “Tempat niat adalah di dalam hati, bukan di lisan, ini berlaku pada seluruh amalan.

🚫💥 Oleh karena itu seseorang yang mengucapkan niat ketika hendak shalat, puasa, haji, wudhu serta amalan-amalan lainnya, maka ini termasuk perbuatan bid’ah berupa ucapan dalam agama Allah yang tidak pernah diajarkan di dalamnya.

✔🕋 Karena Nabi ﷺ berwudhu, shalat, bersedekah, puasa dan haji,beliau tidak pernah mengucapkan niat, yang demikian karena tempat niat adalah di dalam hati.

📕📘 Syarah Riyadhus Shalihin jilid 1 halaman 9
_______

قال الشيـخ محمد بن صالح العثيمين -رحمه الله- :

النية محلها القلب ، ولا محل لها في اللسان في جميع الأعمال ولهذا كان من نطق بالنية عند إرادة الصلاة أو الصوم أو الحج أو الوضوء أو غير ذلك من الأعمال كان مبتدعا قائلاً في دين الله ما ليس منه ؛ لأن النبي كان يتوضأ ويصلي ويتصدق ويصوم ويحج ولم ينطق بالنية ، وذلك لأن النية محلها القلب.

📚 شرح رياض الصالحين ج ١ ص ٩

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻