​—————————————-

*✊🏽 PERIHAL TINJU DAN GULAT 💪🏽* 

—————————————-

🔰Dari Abu Hurairah -radliyallahu ‘anhu- beliau berkata : Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa Sallam- bersabda :
“إذا قاتل أحدكم، فليجتنب الوجه”

Artinya :

“Apabila salah seorang dari kalian berperang maka jauhilah (pukulan) ke wajah.”

(HR. Al Bukhari : 2559 dan Muslim : 2612)

📮 *FAEDAH YANG BISA DIPETIK :*

————————————–
1⃣ Larangan memukul wajah juga berlaku di saat perang.

📄 Fadlilatus Syaikh Ibnu Shalih Al ‘Utsaimin -rahimahullah- menjelaskan :
“(إذا قاتل) يشمل القتال الأعظم المؤدي إلى الموت و الهلاك، و يشمل القتال الذي دون ذلك”
“Lafadz (Apabila berperang), ini mencakup perang besar yang menjurus kepada kematian dan kebinasaan serta mencakup perang yang dibawahnya (semisal : perkelahian).”
2⃣ Menghindari sasaran wajah hukumnya wajib.

📄  As Syaikh -rahimahullah- menjelaskan :
“في هذا الحديث دليل على فوائد، منها : 

وجوب اتقاء الوجه عند المقاتلة”
“Dalam hadits ini ada dalil atas beberapa faedah, diantaranya: 

“Wajibnya menjauhi wajah ketika berperang”.”
3⃣ Haramnya olah raga tinju.

📄 As Syaikh -rahimahullah- berkata :
“أما الملاكمة فلا تجوز، لأنها خطيرة و أخبرني هو أن الملاكمة من قواعدها : أن يكون الضرب على الوجه خاصة”
“Adapun tinju, maka tidak boleh.

Karena membahayakan.

Dan dia(seseorang) mengabarkan kepadaku bahwa diantara ketentuan tinju secara khusus adalah (fokus) memukul wajah.” 
4⃣ Bolehnya olah raga gulat jika terpenuhi persyaratannya.

📄 As Syaikh -rahimahullah- berkata :
“أما المصارعة فهي جائزة بشرط ألا تكون على عوض يعني :

بشرط ألا يقول أحدهما للآخر : إن غلبتك فعليك كذا وكذا و العكس.” 
“Adapun gulat, maka ia boleh dengan syarat tidak adanya ganti rugi, yakni tidak adanya syarat berupa ucapan seseorang kepada yang lainnya : “Jika aku mengalahkanmu maka begini dan begini atau sebaliknya (semacam taruhan)”.”
5⃣ Diantara hikmah menjauhi sasaran ke wajah :

📄 As Syaikh -rahimahullah- berkata :
أن الوجه هو جمال الإنسان، و لهذا أمر باتقائه عند المقاتلة
“Sesungguhnya wajah merupakan keindahan seseorang. Dan oleh karena ini, ia diperintah menjauhinya ketika berperang.”

📔 [ Sumber : Fathu Dzil Jalāli wal Ikrām Bisyarhi Bulughil Marām, libni Shalih Al ‘Utsaimin -rahimahullah-, hal. 368-369 ]
💯🇸🇦 Dengan hadits ini kita semakin yakin bahwa betapa indahnya Islam yang masih menjaga hak walaupun terhadap orang-orang kafir yang merupakan musuh agama ini.

و الله أعلم بالصواب 

بارك الله فيكم

✍🏼 Abu Ishaq At Thubany

       -Ghafarallahu lahu-
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
🕋 https://tlgrm.me/islamy