بسم الله الرحمن الرحيم

○»»
PERINGATAN❗
•••••••••••••••••••••••

Agama Islam ini dibangun di atas prinsip amar ma’ruf dan nahi mungkar, memerintahkan kepada kebaikan dan melarang dari yang mungkar.

Sungguh telah dikeluhkan kepada saya, tentang beberapa kasus yang memilukan, diakibatkan pergaulan di dunia maya.

Kemudian, mengambil pelajaran dari hal itu dan dari kejadian yang mengenaskan disebabkan pertemanan atau perkenalan melalui medsos yang sempat mengisi ruang-ruang berita.

Maka dalam rangka amar ma’ruf dan nahi mungkar serta kasih sayang kepada sesama muslim, lebih khusus akhawat salafiyyat dan kaum muslimah pada umumnya, yang sering menjadi incaran dan korban pihak jahat, saya ingatkan semua pihak akan bahaya:

👉🏻 Menggunakan Facebook, Instagram dan yang sejenisnya.

👉🏻 Mengambil gambar/foto selfie apalagi mengunggahnya di medsos.

Yang demikian ini dikarenakan telah jelasnya hukum gambar di dalam syariat kita.

Dan sekalipun foto itu foto wanita bercadar, ternyata hal itu tetap menjadi godaan bagi lawan jenis.

Adapun sarana-sarana seperti FB dan Instagram, madharratnya jauh lebih besar daripada mashlahatnya.

>>> Di antara madharratnya adalah kasus-kasus sbb:

1⃣. Adanya kelompok akhawat hunters, para pemburu foto selfie akhawat berhijab, yang ketertarikan mereka khusus kepada wanita yang memakai hijab (foto dalam keadaan berhijab), dengan modus -diantaranya- mengambil foto, mengoleksinya, lalu memberitahukan kepada pemilik foto bahwa pencuri foto sudah berfantasi dengan foto tersebut.

2⃣. Adanya kasus-kasus hubungan haram, hingga terjadi zina dan kehamilan, yang diawali dengan kedok perkenalan, pertemanan, pemberian “nasihat” dari laki-laki kepada perempuan, kemudian ujung dari pacaran online tersebut adalah hubungan offline hingga terjadi zina. Na’udzu billah min dzalik.

3⃣. Adanya kasus pemerasan uang dengan bukti video pasangan tersebut, yang dilakukan oleh oknum pemeras yang memerankan dirinya seolah sebagai orang shalih.

4⃣. Hancurnya rumah tangga pasutri, karena adanya pihak ketiga yang merusak rumah tangga tersebut lewat pertemanannya dengan salah satu pasutri melalui perangkat medsos.

Oleh karena itu tidak sepantasnya kita 👉 merasa aman dari godaan dan tipudaya Facebook serta Instagram dan sejenisnya, sehingga bermudah-mudahan memakainya.

Wahai muslimah, Islam datang dengan syariatnya,
• demi menjaga kehormatanmu,
• Islam melarangmu berfoto
• Islam melarangmu membuka aurat,
• Islam melarangmu pergi tanpa mahrom,
• Islam melarangmu berdua-duaan dengan selain mahrom,
• Islam melarangmu mengeraskan suara,
• Islam melarangmu membunyikan suara gelang.
👆🏻 Semua itu demi menjaga kehormatanmu.

Jangan kau anggap dunia maya adalah dunia baru yang lepas dari hukum-hukum tersebut, sehingga engkau merasa bebas berselancar di sana, berteman dengan siapa saja, bercakap dengan siapa saja. Memposting gambar dimana saja. Tidak❗

Tidakkah kalian tahu bahwa kalian diincar, jangan jadikan diri kalian hidangan yang siap dimangsa oleh serigala.

Sadari pula bahwa diri kalian adalah godaan bagi lelaki, ingatkah sabda nabi kita?

Janganlah kalian menjadi umpan yang digunakan setan untuk menjerat kaum lelaki, sehingga ketika semuanya sudah terjadi,
Yang tersisa hanyalah penyesalan di hati… kehormatan telah terenggut…celaka, dosa, dan hina.

Demikian peringatan ini kami sampaikan, sebagai bentuk nasihat kepada akhawat salafiyyah secara khusus dan kaum muslimah secara umum dan demi melepas beban kewajiban nasehat di hadapan Allah Ta’ala.

Hamba Allah, Qomar Su’aidi.
Temanggung, 17/11/1439 H |30/7/2018 M

Turut menyebarkan,
◎Qonitah Menyapa
Channel Telegram majalahqonitah

●●●●●●●●●