Fatwa nomor 12523

Pertanyaan:
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, telah bersabda:

“Wahai sekalian kaum pemuda, barangsiapa di antara kalian yang telah mampu maka hendaklah dia menikah. Sebab sesungguhnya menikah itu lebih menjaga pandangan dan dan farji. Dan barangsiapa yang belum mampu maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa itu adalah tameng baginya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dan saya tidak mampu untuk menikah. Pertanyaannya:
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah memerintahkan bagi yang tidak mmapu untuk menikah agar dia berpuasa. Lalu bagaimana bentuk puasa tersebut? Apakah puasa sepanjang hidupya, atau bagaimana?
Kami mengharapkan penjelasannya. Wassalamu ‘alikum Waarohmatullahi Wabarokatuhu. Wajazakumullahu khoiron.
_____________
Jawaban:
Yang wajib bagi anda adalah bertaqwa kepada Allah Ta’ala jika anda tidak mampu untuk menikah, mendekatkan diri kepada-Nya, menundukkan pandangan dan berpuasa sekemampuan anda. Dan sebaik-baik puasa adalah anda puasa sehari dan berbuka sehari, yaitu puasa Nabiullah Dawud ‘Alaihi wa ‘Alaa Nabiyinasholatu Wassalam. Sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Al Mustofa Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua       : Abdul Azأ­z bin Abdillأ£h bin Bأ£z
Wakil        : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota    : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Qu’أ؛d

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
18/An Nikah/33

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————

Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

————

Bagikan Komentarmu