RINGKASAN PEDOMAN MENGHADAPI KEMATIAN (Bagian. 04)

? TATA CARA MENGKAFANI JENAZAH

1. Keutamaan mengkafani jenazah muslim: Allah akan berikan sutera halus dan sutera tebal dari surga untuk orang yang mengkafani pada hari kiamat.

2. Kain kafan diutamakan diambil dari harta mayit. Didahulukan sebelum pembayaran hutang, penunaian wasiat, dan warisan. Kecuali jika seseorang fakir tidak memiliki apa-apa boleh dibantu penyediaan kain kafannya oleh kaum muslimin yang lain.

3. Kain kafan sebaiknya berwarna putih, berjumlah 3 lapis, dan salah satu lapisan hendaknya bergaris-garis.

4. Tiga lapis kain kafan dibentangkan.

5. Kain kafan diberi wewangian (tidak mengandung alkohol). Khusus untuk mayit yang meninggal dalam keadaan ihram tidak boleh diberi wewangian dan tidak boleh ditutup muka dan kepalanya.

6. Mayit yang telah dimandikan ditutup kain pada bagian auratnya, kemudian diletakkan dalam keadaan telentang pada 3 lapis kafan yang telah disiapkan.

7. Kapas diberi wewangian, kemudian diletakkan pada lipatan pantat dan dibuat semacam pembalut atau celana pendek. Jika seluruh anggota tubuh diberi wewangian, juga baik.

8. Sisi kain yang ada di sebelah kanan mayit dilipatkan sehingga melewati bagian atas dada. Demikian juga bagian kiri dilipat ke bagian atas dada. Kain penutup aurat pelan-pelan diambil.

9. Lapisan kain ke-2 dan ke-3 juga dilipat dari sisi samping ke atas melewati dada.

10. Ujung kain kafan yang lebih dikumpulkan pada bagian kepala dan kaki, kemudian diikat dengan tali. Jumlah ikatan tali tidak ada ketentuan, disesuaikan dengan kebutuhan.

11. Ikatan tersebut nantinya dilepas pada saat jenazah diletakkan di liang lahad. Usahakan agar simpul ikatan berada di sebelah kiri tubuh sehingga memudahkan saat melepaskannya.

12. Boleh menggunakan gamis sebagai salah satu kafan. Satu kain kafan yang lain sebagai sarung, dan sisa satu kain berikutnya untuk menutupi seluruh tubuh dalam lipatan.

13. Jika jenazah wanita, boleh menggunakan 5 lapis kain : kerudung, sarung, gamis, dan 2 lapis kain.

? Insya Allah bersambung …

〰〰〰

? Disalin dari buku “Tata Cara Mengurus Jenazah Sesuai Sunnah Nabi Shollallaahu Alaihi Wasallam (Syarh Kitab al-Janaiz Min Bulughil Maram)”.  Penerbit Pustaka Hudaya.

? Penulis: Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله.

? hashtag serial kajian ini :  #fiqih_mengurus_jenazah

〰〰〰〰〰〰〰
??Salafy Kendari || http://bit.ly/salafy-kendari