al-‘Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan
hafizhahullah,

“Rumah yang tidak dilakukan padanya shalat-shalat nafilah dan tidak ada dzikrullah padanya, maka rumah tersebut seperti kuburan! La haula wa la quwwata illla billah . Lalu bagimana jika rumah tersebut ramai dengan maksiat, lagu-lagu, dan alat-alat musik, serta siaran televisi yang rusak?! Bagaimana jadinya kondisi rumah tersebut dan para penghuninya?!

Rumah itu wajib untuk diperhatikan, karena merupakan MADRASAH BAGI KELUARGA yang mereka akan lulus darinya. Jadi rumah wajib untuk diberu perhatian, diramaikan dengan

dzikrullah , dan hendaknya seseorang menjadikan ada dari shalat nafilah-nya yang dia kerjakan di rumahnya. Juga shalat malam di rumahnya, rumahnya diterangi dengan dzikrullah . Serta jangan dibiarkan seperti kuburun yaitu tidak ada amal shalih padanya, apalagi malah dipenuhi dengan amal kejelekan, La haula wa la quwwata illla billah . Jangan menjadian rumah-rumah kalian seperti kuburan.”

Syarh « Kitab at-Tauhid » kaset no. 1

# ﺍﻟﺒﻴــﻮﺕ _ ﻣـﺪﺍﺭﺱ _ ﺍﻷﺳــﺮ

ﻗـﺎﻝَ ﺍﻟﺸَّﻴﺦ : ﺻَﺎﻟﺢ ﺑﻦ ﻓﻮﺯﺍﻥ ﺍﻟﻔﻮﺯﺍﻥ

‏( ﺣَﻔِﻈَﻪُ ﺍﻟﻠﻪ ‏)

ﻓﺎﻟﺒﻴﺖُ ﺍﻟَّﺬﻱ :

ﻻ ﻳُﺼَﻠَّﻰ ﻓﻴﻪِ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻨَّﺎﻓﻠﺔ، ﻭﻻ ﻳُﺬﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻴﻪ

ﻫـٰﺬﺍ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﻘﺒﺮ ! ﻻ ﺣﻮﻝَ ﻭﻻ ﻗـﻮَّﺓ ﺇﻟَّﺎ ﺑﺎﻟﻠﻪ .

ﻓﻜﻴﻒَ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥَ ﺍﻟﺒﻴﺖُ ﻣﻌﻤﻮﺭًﺍ ﺑﺎﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﻭﺍﻷﻏﺎﻧﻲِّ ﻭﺍﻟﻤﺰﺍﻣﻴﺮ ﻭﺍﻟﻔﻀﺎﺋﻴَّﺎﺕ ﺍﻟﻬﺎﺑﻄﺔ ؟ !

ﻛﻴﻒَ ﻳﻜﻮﻥُ ﺣﺎﻝ ﻫـٰﺬﺍ ﺍﻟﺒﻴﺖ ﻭﺃﻫﻠﻪ ؟ !

ﻓﺎﻟﺒﻴﻮﺕ ﻳﺠﺐُ ﺍﻟﻌِﻨﺎﻳﺔُ ﺑﻬﺎ ﻷﻧَّﻬﺎ ﻣﺪﺍﺭﺱ ﺍﻷُﺳَﺮ ﻳﺘﺨﺮَّﺟﻮﻥَ ﻣﻨﻬﺎ

ﻓﻬﻲ ﻳﺠﺐُ ﺍﻟﻌﻨﺎﻳﺔُ ﺑﻬﺎ

ﻭﺃﻥْ ﺗُﻌْﻤﺮ ﺑﺬِﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ

ﻭﺃﻥْ ﻳﺠﻌﻞ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻣِﻦْ ﺻﻼﺗﻪ ﺍﻟﻨَّﺎﻓﻠﺔ ﻓﻴﻬﺎ

ﻭﺻﻼﺓ ﺍﻟﻠَّﻴﻞ ﻓﻲ ﺑﻴﺘﻪ

ﻳُﻨﻮِّﺭﻫﺎ ﺑﺬِﻛﺮ ﺍﻟﻠﻪ

ﻭﻻ ﻳﺠﻌﻠﻬﺎ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﻘﺒﺮ ﺧﺎﻟﻴًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻌﻤﻞ، ﺑَﻞْ ﺭﺑﻤﺎ ﺗﻜﻮﻥُ ﻣﻤﻠﻮﺀَﺓً ﺑﺎﻟﻌﻤﻞ ﺍﻟﺴَّﻲِّﺀ ﻭﻻ ﺣﻮﻝَ ﻭﻻ ﻗﻮَّﺓَ ﺇﻟَّﺎ ﺑﺎﻟﻠﻪ، ﻻ ﺗﺠﻌﻠﻮﺍ ﺑﻴﻮﺗﻜﻢ ﻗُﺒﻮﺭﺍ ‏» ﺍﻫـ

ﺷﺮﺡ ‏« ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﺘَّﻮﺣﻴﺪ ‏»

– ﺍﻟﺸَّﺮﻳﻂ ﺭﻗﻢ : ‏( 1 ‏)

Bagikan Komentarmu