โœ๐Ÿ“‘๐ŸŒธ๐Ÿ’ TATA CARA SUJUD TILAWAH

๐Ÿ“ฌ Tanya:
Saya mau tanya tentang ayat yang ada kata โ€œsajadaโ€, apakah disunnahkan untuk sujud? Kalau ya, lalu bacaannya apakah tiap-tiap ayat berbeda? Cara melakukannya bagaimana? Terima kasih sebelumnya.

โœ๐Ÿป Dijawab oleh:
Ustadz Qomar Suaidi hafizhahullah

Menanggapi pertanyaan tersebut, kami sampaikan bahwa sujud tersebut dinamakan sujud tilawah. Tilawah artinya bacaan. Sujud tilawah disebut juga sujudul Qurโ€™an. Jadi, sujud tersebut adalah sujud yang disebabkan karena bacaan.

Bacaan yang dimaksud adalah bacaan pada ayat-ayat yang disebut ayat sajdah. Ayat sajdah bukanlah setiap ayat yang disebutkan padanya kata sajada (ุณุฌุฏ), melainkan ayat-ayat tertentu yang Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam atau para sahabatnya pernah melakukan sujud tilawah padanya. Ayat-ayat tersebut kemudian dikumpulkan oleh para ulama.

Ibnu Hazm rahimahullah menyimpulkan, jumlah ayat sajdah ada empat belas, yaitu:

1. Al-Aโ€™raf: 206
2. Ar-Raโ€™du: 15
3. An-Nahl: 49
4. Al-Isra: 107
5. Maryam: 58
6. Al-Hajj: 18
7. Al-Furqan: 60
8. An-Naml: 25โ€”26
9. As-Sajdah: 15
10. Shad: 24
11. Fushshilat: 37
12. An-Najm: 62
13. Al-Insyiqaq: 21
14. Al-โ€˜Alaq: 19

Terdapat beberapa perbedaan pendapat pada penentuan beberapa ayat, tetapi mayoritas yang tersebut di atas telah disepakati. Biasanya, dalam cetakan mushaf ada tanda pada tiap-tiap ayat sajdah tersebut.

Adapun bacaannya, terdapat sebuah riwayat yang menerangkannya. Aisyah radhiyallahu โ€˜anha mengatakan,

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ููู‰ ุณูุฌููˆุฏู ุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ุจูุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ููู‰ ุงู„ุณูŽู‘ุฌู’ุฏูŽุฉู ู…ูุฑูŽุงุฑู‹ุง: ุณูŽุฌูŽุฏูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠ ู„ูู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽู‡ู ูˆูŽุดูŽู‚ูŽู‘ ุณูŽู…ู’ุนูŽู‡ู ูˆูŽุจูŽุตูŽุฑูŽู‡ู ุจูุญูŽูˆู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู‚ููˆูŽู‘ุชูู‡ู

โ€œDalam sujud al-Qurโ€™an pada malam hari, Rasulullah biasa membaca dalam sujud berulang-ulang,

ุณูŽุฌูŽุฏูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠ ู„ูู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽู‡ู ูˆูŽุดูŽู‚ูŽู‘ ุณูŽู…ู’ุนูŽู‡ู ูˆูŽุจูŽุตูŽุฑูŽู‡ู ุจูุญูŽูˆู’ู„ูู‡ู ูˆูŽู‚ููˆูŽู‘ุชูู‡ู

โ€˜Telah sujud wajahku untuk yang menciptakannya dan membuka penglihatan serta pendengarannya dengan kemampuan dan kekuatan-Nyaโ€™.โ€ (HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, dan yang lain; dinyatakan sahih oleh Syaikh al-Albani)

Ibnu Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma berkata,

ูƒูู†ู’ุชู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ููŽุฃูŽุชูŽุงู‡ู ุฑูŽุฌูู„ูŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุงู„ู’ุจูŽุงุฑูุญูŽุฉูŽ ูููŠู…ูŽุง ูŠูŽุฑูŽู‰ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฆูู…ู ูƒูŽุฃูŽู†ูู‘ูŠ ุฃูุตูŽู„ูู‘ูŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุฃูŽุตู’ู„ู ุดูŽุฌูŽุฑูŽุฉู ููŽู‚ูŽุฑูŽุฃู’ุชู ุงู„ุณูŽู‘ุฌู’ุฏูŽุฉูŽ ููŽุณูŽุฌูŽุฏู’ุชู ููŽุณูŽุฌูŽุฏูŽุชู ุงู„ุดูŽู‘ุฌูŽุฑูŽุฉู ู„ูุณูุฌููˆุฏููŠ ููŽุณูŽู…ูุนู’ุชูู‡ูŽุง ุชูŽู‚ููˆู„ู: ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุญู’ุทูุทู’ ุนูŽู†ูู‘ูŠ ุจูู‡ูŽุง ูˆูุฒู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุงูƒู’ุชูุจู’ ู„ููŠ ุจูู‡ูŽุง ุฃูŽุฌู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู‡ูŽุง ู„ููŠ ุนูู†ู’ุฏูŽูƒูŽ ุฐูุฎู’ุฑู‹ุง.
ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุจู’ู†ู ุนูŽุจูŽู‘ุงุณู: ููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูŽู‘ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ ุงู„ุณูŽู‘ุฌู’ุฏูŽุฉูŽ ููŽุณูŽุฌูŽุฏูŽ ููŽุณูŽู…ูุนู’ุชูู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ูููŠ ุณูุฌููˆุฏูู‡ู ู…ูุซู’ู„ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ุฃูŽุฎู’ุจูŽุฑูŽู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุนูŽู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู„ู ุงู„ุดูŽู‘ุฌูŽุฑูŽุฉู

โ€œAku pernah berada di sisi Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam. Seseorang datang lalu berkata, โ€˜Sesungguhnya semalam aku melihat seperti halnya orang yang bermimpi. Aku seakan-akan melakukan shalat menghadap pangkal sebuah pohon. Aku membaca ayat sajdah, lalu aku sujud dan pohon itu ikut sujud. Aku mendengar pohon itu mengucap,

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุญู’ุทูุทู’ ุนูŽู†ูู‘ูŠ ุจูู‡ูŽุง ูˆูุฒู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุงูƒู’ุชูุจู’ ู„ููŠ ุจูู‡ูŽุง ุฃูŽุฌู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู‡ูŽุง ู„ููŠ ุนูู†ู’ุฏูŽูƒูŽ ุฐูุฎู’ุฑู‹ุง

โ€˜Ya Allah, gugurkanlah dariku dosaku dengan sujud ini, dan tulislah pahala bagiku dengan sujud ini, serta jadikanlah sujud ini tabungan untukku di sisi-Muโ€™.โ€ Ibnu Abbas radhiyallahu โ€˜anhuma berkata, โ€œLalu aku melihat Nabi membaca ayat sajdah kemudian beliau sujud. Aku mendengar beliau membaca dalam sujudnya seperti yang diberitakan oleh orang tersebut tentang apa yang dibaca oleh pohon itu.โ€

Sumber: https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐Ÿ”ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ŸŒ https://t.me/SalafyPalembang
๐Ÿ“ก www.salafypalembang.com

โœ‹๐Ÿปโ‰โ˜๐Ÿป๐Ÿ’ APAKAH DIPERSYARATKAN TAKBIR DALAM SUJUD TILAWAH?

Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, โ€œTidak disyariatkan padanya takbiratul ihram, tidak pula salam. Inilah sunnah yang dikenal dari Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam dan diamalkan oleh kebanyakan ulama salaf.โ€ (al-Fatawa al-Kubra, 5/340)

Akan tetapi, tampaknya ucapan beliau ini berlaku apabila sujud tilawah dilakukan di luar shalat.

Sebagian ulama seperti Abu Qilabah dan Ibnu Sirin rahimahumallah berpendapat bahwa sujud ini dimulai dengan takbir.

Adapun di dalam shalat, para ulama juga berbeda pendapat.

Syaikh al-Albani menyebutkan dalam kitabnya, Tamamul Minnah, sebuah riwayat dari Abu Hanifah yang berpendapat bahwa sujud ini tanpa takbir. Inilah yang beliau pegang.
Beliau mengatakan, “Sekelompok sahabat telah meriwayatkan sujud tilawah Nabi shallahu โ€˜alaihi wasallam dalam banyak ayat, dalam banyak kesempatan, tetapi tidak seorang pun dari mereka menyebutkan takbir untuk sujud. Oleh karena itu, kami condong pada pendapat tidak adanya takbir.โ€

Pendapat kedua menyebutkan adanya takbir pada saat sujud dan bangkit darinya.
Ini adalah pendapat mazhab Hanafi, Maliki, Syafiโ€™i, dan Hanbali. Hal ini berdasarkan keumuman hadits Nabi shalahu โ€˜alaihi wasallam dari Abu Hurairah radhiyallahu โ€˜anhu berikut.

ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ูŠูุตูŽู„ูู‘ูŠ ุจูู‡ูู…ู’ุŒ ููŽูŠููƒูŽุจูู‘ุฑู ูƒูู„ูŽู‘ู…ูŽุง ุฎูŽููŽุถูŽ ูˆูŽุฑูŽููŽุนูŽุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ุงู†ู’ุตูŽุฑูŽููŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุฅูู†ูู‘ูŠ ู„ูŽุฃูŽุดู’ุจูŽู‡ููƒูู…ู’ ุตูŽู„ุงูŽุฉู‹ ุจูุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู

โ€œBeliau (Abu Hurairah radhiayallahu โ€˜anhu) shalat bersama mereka, lalu beliau mengucapkan takbir setiap kali turun dan setiap kali naik. Ketika selesai, beliau mengatakan, โ€˜Sesungguhnya aku adalah orang paling serupa shalatnya dengan Rasulullah di antara kalianโ€™.โ€ (Sahih, HR. al-Bukhari, โ€œKitabul Adzanโ€, Bab โ€œItmamut Takbir fir Rukuโ€)

Sumber : https://asysyariah.com/sujud-tilawah/
WhatsApp Salafy Indonesia
@forumsalafy
๐Ÿ”ฐ WhatsApp Dakwah Salafiyyah Palembang
๐ŸŒ https://t.me/SalafyPalembang
๐Ÿ“ก www.salafypalembang.com