[Pertanyaan ketiga dari fatwa nomor 4143]

Soal:

Apakah mi’rajnya Rasul – shallallahu ‘alaihi wasallam- dari masjidil aqsa  ke langit itu dengan ruh dan jasad, atau hanya dengan ruh saja?

Jawaban:

Ucapan (pendapat) ahli sunnah wal jama’ah adalah bahwasanya Beliau عليه الصلاة والسلام diisra’kan dari masjidil haram ke masjidil aqsa beserta dengan ruh dan jasadnya. Berdasarkan firman-Nya سبحانه و تعالى :

(yang maknanya)

” Maha Suci Dia yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari dari masjidil haram ke masjidil aqsa ” (Al Isra: 1)

Karena sesungguhnya makna ‘hamba-Nya’ adalah cakupan nama untuk ruh dan jasad.

Dan demikian pula beliau dimi’rajkan dari dari masjidil aqsa ke langit عليه الصلاة والسلام beserta ruh dan jasad, sebagaimna hal itu telah tsabit dalam banyak hadits yang telah disebutkan oleh Ibnu Katsir pada tafsir beliau terhadap ayat tersebut.

Wabillãhit Taufíq washallallãhu ‘alã Nabiyyinã Muhammad wa ‘alã ãlihí wa shohbihí wasallam

Al-Lajnah Ad-Dã’imah lil Buhús wal Iftã’

Ketua :

Abdul Azíz bin Bãz

Wakil :

Abdurrozãq Afifiy

Anggota  :

– Abdullah bin Ghudayyan

– Abdullãh bin Qu’úd

————–

Sumber:

Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:

03/Al Aqidah 3 / 373

Penyusun:

Syeikh Ahmad bin Abdurrozãq ad Duwaisy

—🌳🌳🌳—

_________________

Link artikel :

http://shamela.ws/browse.php/book-8381/page-2220

Alih Bahasa:

Abu Dawqud al Pasimiy

Bagikan Komentarmu