TERUS TERANG DAN MENASIHATI
▪︎▪︎▪︎▪︎

💐 Ketika berteman dengan orang-orang yang baik, seseorang terkadang mendapatkan nasihat yang keras.

✋🏻👎🏿Akan tetapi, ketika bersahabat dengan orang-orang yang buruk, dia akan sering mendapatkan basa-basi dan sanjungan.

🕸 Semoga Allah ‘azza wa jalla merahmati Malik bin Dinar ketika mengatakan,

إِنَّك إِنْ تَنْقُلِ الْحِجَارَةَ مَعَ الْأَبْرَارِخَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ تَأْكُلَ الْحَلْوَى مَعَالْفُجَّارِ

“Sungguh, engkau memindahkan batu bersama orang-orang yang baik, itu lebih baik daripada engkau memakan manisan bersama orang-orang yang jelek.”

🔖 Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan, “Sulit didapatkan pada masa ini seorang teman yang memiliki sifat ini (terus terang dan menasihati).

🌈 Sebab, jarang sekali ada kawan yang tidak memberikan sanjungan, justru memberi tahu kekurangan.

🌧 Dahulu, salaf mencintai orang yang mengingatkan mereka tentang berbagai kekurangan mereka.

📝 Adapun kita sekarang, biasanya menjadikan orang yang mengetahui kekurangan kita sebagai orang yang paling dibenci.

☝🏻💥Ini adalah tanda lemahnya iman.”

(Mukhtashar Minhajil Qashidin hlm. 147)

🎓Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah mengatakan,

“Saudaramu ialah yang
🏳menasihati,
🏳mengingatkan,
🏳dan memperingatkan dirimu.

🍃🍂 Orang yang tidak memerhatikanmu, berpaling darimu, dan berbasabasi denganmu, bukanlah saudaramu.

🛣 Saudaramu yang sejati ialah orang
✅❗yang menasihatimu,
✅❗memberimu wejangan,
✅❗mengingatkanmu,
✅❗dan mengajakmu kepada jalan Allah ‘azza wa jalla.

📡⌛Ia menjelaskan kepadamu jalan keselamatan sehingga engkau bisa menitinya.

⛔ Selain itu, dia memperingatkanmu dari jalan kebinasaan dan akibat buruknya sehingga engkau bisa menjauhinya.” (Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah, 21/14)
————💎————
🔑 Arsip Fawaid Ilmiyah:
https://telegram.me/fawaidsolo
————💎————
Baca selengkapnya di: asysyariah.com/terus-terang-dan-menasihati