Fatwa nomor 3303

Soal:
Apa hukum ucapan صدق الله العظيم setelah membaca Al-Qur’an?
_____________

Jawaban:
Ucapan صدق الله العظيم setelah selesai dari membaca Al-Qur’an adalah perbuatan bid’ah. Tidak pernah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam membacanya, Tidak pula oleh khulafa ar-rosyidun, tidak pula oleh seluruh para sahabat Radhiallahu ‘anhum, dan tidak pula oleh para ulama salaf Rahimahumullah. Walaupun banyakya mereka membaca Al-Qur’an, perhatian serta pengetahuan mereka terhadap perkara Al-Qur’an.

Maka ucapan tersebut serta keharusan membacanya di penghujung bacaan Al-Qur’an itu merupakan perkara bid’ah lagi muhdats. Dan sungguh telah tsabit dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda:

“Barangsiapa yang mengada-ada dalam urusan kami ini (islam) yang bukan termasuk darinya paka perkara itu tertolak” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dan sabda Beliau:
“Barangsiapa yang beramal dengan suatu amalan yang bukan dari kami maka ia tertolak” (Riwayat Muslim)

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua     : Abdul Azأ­z bin Bأ£z
Wakil     : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota   : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Qu’أ؛d

————–
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
4/At Tafsir/150

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
——————

Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

Bagikan Komentarmu