Fatwa Al-Lajnah Ad-Dã’imah lil Buhús wal Iftã’ [Pertanyaan kelima dari fatwa nomor 9406]

Soal:

Apabila saya telah membuat sebuah gelas -sebagai contoh, apakah boleh saya mengatakan “saya telah menciptakannya”? Ataukah hal ini termasuk ke dalam perkara Sifat-Sifat dan Nama-Nama-Nya?

Jawaban:

Janganlah dia mengatakan “saya telah menciptakannya”, sebab penciptaan sesuatu itu merupakan kekhususan Allah Ta’ala, berdasarkan firman-Nya Ta’ala:

(yang maknanya)

“Allah adalah Pencipta segala sesuatu” (Ar Ro’d: 16)

Akan tetapi hendaklah dia mengatakan “Saya telah membuatnya dengan idzin, daya dan kekuatan Allah”. Atau (boleh) dia mengatakan “Saya telah melakukannya”.

Wabillãhit Taufíq washallallãhu ‘alã Nabiyyinã Muhammad wa ‘alã ãlihí wa shohbihí wasallam

Al-Lajnah Ad-Dã’imah lil Buhús wal Iftã’

Ketua :

Abdul Azíz bin Bãz

Wakil :

Abdurrozãq Afifiy

Anggota  :

– Abdullah bin Ghudayyan

– Abdullãh bin Qu’úd

————–

Sumber:

Judul Kitab:

Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah

Urutan jilid/Pembahasan/Halaman: 03/Al Aqidah 3 /381

Alih Bahasa:

Abu Dawqud al Pasimiy

Bagikan Komentarmu