Wabah Corona Antara Azab dan Ujian


Tanya Jawab Ringkas



Tanya:


Mohon nasihat dan bimbingannya terkait dengan persebaran wabah virus Corona yang telah menyebar ke banyak negara.


Hal tersebut sampai membuat Pemerintah Arab Saudi menutup sementara visa umrah sebagai upaya mencegah persebarannya; karena hal ini pula banyak jamaah umrah dari Indonesia yang batal berangkat.


Jawab:

Ikhwani fiddiin a-azzakumullah, wabah yang kita lihat ini merupakan peringatan bagi manusia dan azab bagi orang-orang kafir yang memang layak diazab.


Peringatan bagi orang kafir, ateis, dan komunis yang sombong serta menentang Allah, tidak meyakini keberadaan Tuhan.


Peringatan bagi mereka bahwa semua yang ada di alam semesta ini ada yang mengaturnya sehingga mereka sadar. Alam ini diatur oleh Tuhan, yaitu Allah; pemilik semesta, yang mengaturnya, yang mendengar kesombongan mereka lalu menurunkan azab-Nya.


Akan tetapi, yang namanya musibah, walaupun terjadi di suatu tempat, terkadang kita terkena dampaknya. Kaum muslimin yang biasa berdagang ke negeri tersebut menjadi terhalang, tidak bisa melanjutkan urusan dagangnya ke sana. Mereka yang punya famili di sana menjadi serba salah; mau menyelamatkan tapi takut terkena wabah dan sebagainya.


Sekarang pun kita merasakan dampaknya, yaitu tertundanya perjalanan umrah ke Masjidil Haram. Itu pun karena dosa-dosa kita.


Artinya, kita kembali kepada diri kita masing-masing (introspeksi).


Ya, itu azab bagi mereka. Namun, itu juga peringatan untuk kaum muslimin.


Kemarin bisa umrah dengan mudah dan selamat, sekarang khawatir. Ketika dia di pesawat atau bandara, yang sifatnya internasional, dia melihat orang yang di sampingnya.


Ketika sampai di sana (Arab Saudi), apakah tidak ada yang terkena virus Corona? Maka dari itu, hal ini dicegah oleh Pemerintah Arab Saudi. Jazahumullah khairan


Sementara ini, sabarlah. Seperti yang dikatakan tadi bahwa ini adalah ujian; dan ujian itu dihadapi dengan sabar, jangan protes, marah, dan mencela Arab Saudi.


Inilah musibah. Bagi orang kafir, ini adalah azab; bagi kaum muslimin, ini adalah ujian. Apakah kita bisa sabar?


Kepada orang yang sabar, berikanlah kabar gembira. Siapa orang yang sabar? Yaitu orang yang ketika ditimpa musibah, ia mengucapkaninna lillahi wa inna ilaihi raji-un, inilah ucapan seorang muslim.


Sabar, ini hanya sementara. Mudah-mudahan segera dibuka kembali karena ini disebutkan dengan jelas, yakni hanya sementara.


Berdoalah agar musibah ini tidak menimpa kaum muslimin; agar kaum muslimin diselamatkan darinya; dan agar kaum muslimin diberikan kemudahan untuk melaksanakan ibadah umrah.


Dijawab oleh al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed hafizhahullah


Asysyariah.com