Pertanyaan ketujuh dari fatwa no.102

Soal:
Apakah boleh bagi wanita menyembelih sembelihan, ataukah tidak boleh?

_____________

Jawaban:
Secara asal di dalam hukum syariat ini, adanya pemutlakan terhadap laki-laki dan wanita, kecuali jika ada dalil yang menunjukkan kekhususan (dari masing-masingnya).

Dan perihal penyembelihan termasuk dari hukum-hukum syariat yang di dalamnya terdapat pemutlakan tersebut. Dan kami tidak mengetahui adanya dalil yang menunjukkan adanya kekhususan bagi laki-laki. Dan dalil umum menunjukkan atas disyariatkan penyembelihan yang di dalamnya mencakup laki-laki dan wanita.

Wabillأ£hit Taufأ­q washallallأ£hu ‘alأ£ Nabiyyinأ£ Muhammad wa ‘alأ£ أ£lihأ­ wa shohbihأ­ wasallam

Al-Lajnah Ad-Dأ£’imah lil Buhأ؛s wal Iftأ£’

Ketua : Ibrahim bin Muhammad alu Syaikh
Wakil : Abdurrozأ£q Afifiy
Anggota : Abdullah bin Ghudayyan
Abdullأ£h bin Muni’

————–
Sumber
Judul Kitab:
Fatawa Al Lajnah Ad Da’imah
Urutan jilid/Pembahasan/Halaman:
22/Adz Dzakah Washoiyd/375

Penyusun:
Syeikh Ahmad bin Abdurrozأ£q ad Duwaisy
Pustaka Darul ‘Ashomah
——————

Alih bahasa:
Abu Dawud al Pasimiy

————

Bagikan Komentarmu